Pramono Respons Dukungan Prabowo yang Singgung PDIP: Jadi Gubernur Sudah Tidak Ada Urusan dengan Partai

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta Pramono Anung menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan dukungannya kepada Pramono sebagai Gubernur Jakarta.
Meski dalam pernyataan tersebut, Prabowo sempat menyinggung posisi PDI Perjuangan, yang merupakan partai pengusung Pramono, berada di luar pemerintahan eksekutif.
Pramono menegaskan, setelah resmi menjabat sebagai gubernur, urusan kepartaian tidak lagi menjadi prioritas dalam menjalankan pemerintahan daerah.
Baca Juga: Nelayan Indramayu Sugianto Raih Penghargaan Tertinggi dari Presiden Korea Selatan
Menurutnya, kepala daerah harus berdiri di atas semua kepentingan politik demi melayani masyarakat.
"Kalau sudah jadi gubernur, itu sudah enggak ada urusan dengan urusan kepartaian," kata Pramono kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).
Ia menekankan, sebagai Gubernur Jakarta, dirinya justru wajib membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah pusat. Hal tersebut dinilai penting agar program-program pembangunan di Jakarta dapat berjalan optimal.
"Yang namanya gubernur ya pasti harus bisa bekerja sama dengan pemerintah pusat," ujarnya.
Pramono juga menyinggung pengalamannya selama 25 tahun berkecimpung di pemerintahan pusat.
Baca Juga: Bangun Pondasi Lokal, Zaki Sebut Persita Tangerang Konsisten Orbitkan Pemain Muda ke Tim Senior
Pengalaman itu, kata dia, menjadi modal penting untuk menjalin komunikasi dan sinergi dengan pemerintah nasional.
"Apalagi saya 25 tahun ada di pemerintah pusat, sehingga dengan demikian pasti saya juga akan bekerja sungguh-sungguh untuk itu," jelasnya.
Lebih lanjut, politikus PDIP itu mengungkapkan bahwa selama ini hubungan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan pemerintah pusat berjalan dengan sangat baik.
Bahkan, hampir seluruh program Pemprov DKI mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.
"Alhamdulillah selama ini hampir semua program yang ada di Pemerintah DKI Jakarta mendapatkan support sepenuhnya dari pemerintah pusat," pungkas Pramono.
Baca Juga: Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa, Permudah Warga Bertransaksi Global di 200 Negara
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan PDI Perjuangan memang tidak berada di dalam pemerintahan eksekutif yang dipimpinnya, namun dirinya tetap mendukung kader PDI-P yakni Pramono Anung menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Hal tersebut ia sampaikan dalam puncak peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).
"Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI-P boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul," ujar Prabowo. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









