Jakarta

Ridwan Kamil Ngaku Dapat Mandat Maju Pilkada DKI, Basri Baco: Saya Tak Pernah Tahu! Jangan Sampai Pendatang Baru Malah Merusak Hierarki di Golkar

Fadhil Dhuha Rizqullah | 28 Februari 2024, 15:38 WIB
Ridwan Kamil Ngaku Dapat Mandat Maju Pilkada DKI, Basri Baco: Saya Tak Pernah Tahu! Jangan Sampai Pendatang Baru Malah Merusak Hierarki di Golkar


AKURAT JAKARTA - Polemik soal siapa yang akan diusung Partai Golkar untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2024, terus menuai sorotan.

Pasalnya, sebelumnya rekomendasi atau mandat dari DPP Partai Golkar diberikan kepada Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar atau Bang Zaki, untuk maju di Pilgub DKI.

Namun belakangan, setelah Pemilu 2024, muncul mantan gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau RK, yang mengklaim juga mendapat mandat untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

Baca Juga: Tak Kalah Keren dari Saint Seiya, Seri Jagabumi adalah Tuan Rumah Karakter Pahlawan Super Indonesia

Atas polemik itu, Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Basri Baco, menegaskan bahwa Golkar DKI Jakarta konsisten dan komitmen mendukung Bang Zaki untuk maju di Pilgub DKI.

"Saya sih tidak pernah tahu kalau RK (Ridwan Kamil) juga dapat mandat untuk Cagub DKI dari DPP," ujar Basri Baco, Rabu (28/2/2024).

Baco menegaskan, sejauh ini yang ditugaskan Golkar untuk maju dalam Pilkada DKI adalah Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar atau Bang Zaki.

Menurutnya, jika RK yang maju, hal tersebut dapat merusak hierarki di dalam partai. Pasalnya, status RK sebagai kader baru yang seharusnya tidak mendahului seniornya.

"Pertanyaannya, RK ini kuningnya itu kuning muda atau kuning kereng? Jangan sampai pendatang baru ini malah merusak hierarki yang selama ini ada di Golkar. Kepentingan rakyat dan partai harus di atas kepentingan pribadi," ucapnya.

Basri Baco juga menyoroti kurangnya kontribusi RK terhadap Golkar. Karena sebelumnya, RK memenangkan Pilkada Jawa Barat juga bukan sebagai kader Golkar. 

"RK kan baru di Golkar. Maju di Jabar kan juga bukan dari Golkar. Satu tahun belakangan ini aja kan baru masuk Golkar supaya ada kendaraan untuk mencalonkan," ungkapnya.

Baca Juga: Rundown Acara Sabang Marine Festival 2024 Pada 1-3 Maret: Mulai dari Tari Kolosal hingga Pentas Musik, Simak Selengkapnya di Sini

Diketahui, pada Pilgub Jawa Barat 2018 silam, RK bukan merupakan kader salah satu partai politik. RK maju sebagai Cagub Jawa Barat yang diusung oleh Koalisi empat Partai, yaitu Partai Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.