Daftar 30 Universitas Keluarkan Petisi Kritik Presiden Jokowi Terkait Kebebasan Berdemokrasi Jelang Pilpres 2024, Kampusmu Salah Satunya?

AKURAT JAKARTA - Gelombang kritik untuk Presiden Jokowi terus mengalir dari sivitas akademika sejumlah kampus.
Sejauh ini, sudah ada sekitar 30 kampus di Indonesia yang mengeluarkan sikap atau petisi.
Kritik lewat petisi itu di antaranya menyoroti pemerintahan Jokowi yang dinilai sudah keluar jalur dan melemahnya demokrasi menjelang Pemilu atau Pilpres 2024.
Diketahui, pelaksanaan Pemilu atau Pilpres 2024 tinggal 10 hari lagi. Coblosan akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.
Sebagai presiden, Jokowi dianggap tidak netral. Beberapa pernyataan di sikapnya secara terang-terangan mendukung paslon 02, Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Kronologi Detik-detik Satu Keluarga Tewas di Dalam Mobil Tertimpa Tanah Longsor di Tapanuli
Sikap Presiden Jokowi ini dinilai sudah kelewat batas. Apalagi, Cawapres 02 yaitu Gibran Rakabuming, merupakan anak sulungnya. Sehingga Jokowi akan melakukan berbagai cara agar putra sulungnya itu menang di Pilpres 2024.
Hal tersebut disampaikan Pengamat Politik, Rocky Gerung. Ia mengatakan, apa yang dilakukan oleh UGM, UII, UI, Universitas Andalas, Unpad, UIN Jakarta, UNJ dan kampus-kampus lain yang menggelar mimbar bebas, tampil karena kerisauan dan amarah terhadap kondisi demokrasi saat ini.
Sebab, menurut Rocky, hal ini sudah tidak dapat diselamatkan lagi dengan hukum. "Karena hukum itu bekerja kalau ada ketertiban, sekarang sudah tidak ada ketertiban," katanya.
Sementara Plt Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nizam, mengatakan bahwa gelombang pergerakan kampus dalam mimbar bebas yang mengkritik kinerja Presiden Jokowi merupakan suatu kebebasan akademik.
Baca Juga: Soundtrack Film Barbie, What I Made For, Bawa Pulang Grammy Award, Billie Eilish Senang
"Bagian dari kebebasan akademik dan mimbar akademik yang kita hargai dan lindungi seperti amanah Undang-Undang Pendidikan Tinggi," kata Nizam.
Menurut Nizam, di negara yang menganut demokrasi, hak menyatakan pendapat itu juga diatur dalam undang-undang dan bahkan dilindungi oleh lonstitusi.
Sehingga apa yang dilakukan oleh kampus, nenurut Nizam, adalah bagian dari menyatakan pendapat selain sebagai akademisi juga sebagai warga negara.
Nah, berikut ini daftar 30 kampus yang sudah dan akan mengeluarkan petisi yang mengkritik Jokowi karena tidak netral dalam Pemilu 2024 ini.
Baca Juga: Gibran Tak Lagi Gunakan Kostum Anime Naruto Dalam Debat Capres dan Cawapres Putaran Terakhir 2024
Daftar Kampus yang Mengadakan Mimbar Akademik Mengkritisi Presiden Jokowi:
1. UGM, 31 Januari 2024
2. UII, 1 Februari 2024
3. Universitas Khairun Ternate, 1 Februari 2024
4. Universitas Andalas Sumbar, 2 Februari 2024
5. UIN Sunan Kalijaga, 2 Februari 2024
6. UNHAS Makassar, 2 Februari 2024
7. Universitas Lambung Mangkurat, 2 Februari 2024
8. Universitas Atma Jaya, 2 Februari 2024
9. Universitas Indonesia, 2 Februari 2024
10. UMY, 3 Februari 2024
11. Universitas Ahmad Dahlan, 5 Februari 2024
12. Universitas Sanata Dharma, 12 Februari 2024
13. APMD, 6 Februari 2024
14. UNPAD Bandung, 3 Februari 2024
15. Universitas Muhammadiyah Babel, 2 Februari 2024
16. UIN Syarif Hidayatulah Ciputat, senin 5 Feb 2024
17. Universitas Pendidikan Indonesia, 5 Februari 2024
18. UNAIR Surabaya, 5 Februari 2024
19. LP3ES, 3 Februari 2024
20. UMS, 5 Februari 2024
21. Univ Janabadra Yogya, senin 5 Februari 2024
22. Universitas Brawijaya, 5 Februari 2024
23. Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia
24. STF Driyarkara, 5 Februari 2024
25. Universitas Islam Malang (Unisma) 5 Februari 2024
26. IPB University, Sabtu 3 Feb 2024.
27. Universitas Trunojoyo Madura, 7 Februari 2024
28. Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa 6 Februari 2024
29. Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Senin 5 Februari
30. Universitas Khairun-Ternate, Jumat, 2-2-2024 (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



