Taman Leuser Cs Batal Dinamakan Taman ASEAN, Diganti Jadi Taman Bendera Pusaka

AKURAT JAKARTA - Rencana penggabungan Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser yang awalnya akan dinamai Taman ASEAN kini batal dilanjutkan.
Nama baru yang diusulkan untuk ketiga taman tersebut adalah Taman Bendera Pusaka.
Pergantian ini cukup mengejutkan, apalagi sebelumnya kawasan itu digadang-gadang sebagai pusat simbolis ASEAN karena lokasinya yang dekat dengan Kantor ASEAN di Jakarta.
Baca Juga: Pantai Maju: Spot Wisata Cantik ala Korea di Jakarta yang Gratis dan Instagramable
Kamu yang sering melintasi kawasan Blok M mungkin penasaran, kenapa perubahan nama ini bisa terjadi dan apa dampaknya bagi wajah baru Ruang Terbuka Hijau (RTH) ibu kota?
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, M. Fajar Sauri, mengonfirmasi bahwa nama Taman ASEAN tidak bisa digunakan.
Ia menuturkan alasannya adalah karena terbentur urusan birokrasi antarnegara yang memerlukan waktu panjang dan izin khusus.
Baca Juga: Hutan Kota Srengseng: Ruang Hijau Tenang di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta
“Iya, untuk seandainya Taman ASEAN karena waktunya harus tahun ini kita kejar, perlu birokrasi yang panjang dan perlu persetujuan antarnegara. Harus butuh waktu. Karena itu namanya Taman Bendera Pusaka,” jelas Fajar, Jumat (1/8/2025).
Dengan pembatalan tersebut, Fajar menjelaskan bahwa penggabungan taman tetap berjalan, hanya saja tidak lagi membawa embel-embel simbol ASEAN.
Nantinya, area hijau seluas 6,5 hektare ini akan menjadi bagian dari kawasan Blok M yang saling terhubung dengan fasilitas publik seperti Taman Literasi Martha Christina Tiahahu.
Baca Juga: Nostalgia di Kampoeng Gallery, Tempat Nongkrong Unik Bernuansa Vintage di Jakarta Selatan
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menargetkan proses penggabungan ketiga taman selesai pada Desember 2025.
Selain menambah luas RTH, proyek ini bertujuan memperbaiki sistem aliran air di kawasan tersebut dan menyediakan fasilitas rekreasi seperti jalur lari (jogging track) serta toilet yang layak.
Dengan konsep baru ini, kamu tetap bisa menikmati ruang hijau yang lebih luas, nyaman, dan multifungsi.
Nama boleh berubah, tapi fungsinya untuk warga Jakarta tetap jadi prioritas utama. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








