Jakarta

Simak! Ini 28 Simpang Jalan yang Sebaiknya Pengendara Hindari Saat Silaturahride With Mas Pram pada Sabtu Lusa, Akan Dilakukan Pengalihan Arus Lalin

Yasmina Nuha | 17 April 2025, 20:31 WIB
Simak! Ini 28 Simpang Jalan yang Sebaiknya Pengendara Hindari Saat Silaturahride With Mas Pram pada Sabtu Lusa, Akan Dilakukan Pengalihan Arus Lalin

AKURAT JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan pengalihan arus dan rekayasa lalu lintas saat kegiatan Silatuhride with Mas Pram, pada Sabtu (19/4/2025) besok lusa.

"Dalam rangka kegiatan Silaturahide with Mas Pram akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas pada 28 simpang yang bersinggungan dengan rute," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo dalam keterangannya, Kamis (17/4/2025).

Syafrin menjelaskan, kegiatan Silaturahride with Mas Pram (Bicycle Riding) akan dimulai pukul 05.30 WIB sampai dengan pukul 08.00 WIB.

Baca Juga: UTBK SNBT 2025 Segera Dimulai, Waspadai Barang-Barang Ini Jika Tak Ingin Dikeluarkan dari Ruang Ujian

"Dengan rute kegiatan meliputi Balai Kota DKI Jakarta, Bundaran Patung Kuda, Bundaran Hl, Simpang Susun Semanggi, Bundaran Senayan, Simpang Susun Semanggi, Bundaran Hl (Loop Jalan Sudirman 3x), Bundaran Patung
Kuda, Balai Kota DKI Jakarta," ujar Syafrin dalam keterangannya, Kamis (17/4/2025).

Ia juga menjelaskan, operasional Transjakarta yang bersinggungan dengan rute Silaturahride with Mas Pram berlaku normal.

"Saat rombongan peleton melintas di Bundaran Patung Kuda, Bundaran Hl dan Bundaran Senayan dilakukan penyesuaian secara situasional oleh petugas pengatur lalu lintas," ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan dijalan.

Selain itu, lanjut Syafrin, kepada para pengguna Kereta Api jarak jauh yang akan menuju Stasiun Gambir agar dapat menyesuaikan waktu perjalanannya.

Baca Juga: UTBK SNBT 2025 Segera Dimulai, Waspadai Barang-Barang Ini Jika Tak Ingin Dikeluarkan dari Ruang Ujian

Adapun pengalihan arus lalu lintas pada 28 simpang yang bersinggungan dengan rute Silaturahride with Mas Pram yaitu sebagai berikut:

1. Segmen Bundaran Patung Kuda s.d Bundaran Hl dilakukan rekayasa arus lalu lintas secara situasional (mekanisme buka-tutup)

a. Simpang Jalan Merdeka Selatan-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan M.H Thamrin;

b. Simpang Kebon Sirih-Jalan M.H. Thamrin;

c. Simpang KH.Wahid Hasyim-Jalan M.H. Thamrin.

2. Segmen Bundaran Hl s.d Bundaran Senayan dilakukan rekayasa lalu lintas (pengalihan arus lalu lintas) meliputi:

a. Simpang Jalan lmam Bonjol-Jalan Pamekasan yang mengarah ke Bundaran HI

b. Simpang Jalan Pamekasan-Jalan Jenderal Sudirman;

c. Simpang Jalan Galunggung-Jalan Jenderal Sudirman;

d. Simpang Jalan Setia Budi Barat Vll- Jalan Jenderal Sudirman;

e. Simpang Jalan Setiabudi Raya- Jalan Jenderal Sudirman; f. Simpang Jalan Penjernihan l- Jalan Jenderal Sudirman;

g. Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio- Jalan JenderalSudirman;

h. Simpang Jalan Masjid Hidayatullah- Jalan Jenderal Sudirman;

i. Simpang Jalan Gamisun- Jalan JenderalSudirman;

j. Akses Kupingan Besar Semanggiyang mengarah ke Selatan (Bundaran Senayan);

Baca Juga: 1.500 Lulusan SMK Dikirim Magang ke Luar Negeri, Kemendikdasmen Dorong Kolaborasi Industri dan Pendidikan

k. Akses Kupingan Kecil Semanggiyang mengarah ke Selatan (Bundaran Senayan);

l. Simpang Jalan Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Selatan;

m.Simpang Jalan Tulodong Atas 2 (SCDB)- Jalan Jenderal Sudirman;

n. Simpang Jalan Tulodong Atas 2 (Graha CIMB Niaga)- Jalan Jenderal Sudirman;

o. Simpang Jalan Asia Afrika-Jalan Hang Lekir I yang mengarah ke Jalan Jenderal
Sudirman'

p. Simpang ialan Pintu Satu Senayan- Jalan Jenderal Sudirman;

q. Akses Kupingan Besar Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Hotel
lndonesia);

r. Akses Kupingan Kecil Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Hotel
lndonesia);

s. Simpang Jalan Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Utara;

t. Simpang Jalan Bendungan Hilir-Jalan Jenderal Sudirman;

u. Simpang Jalan Habib Usman Mufti- Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke
Utara;

v. Simpang Jalan Karet Pasar Baru Timur 5- Jalan Jenderal Sudirman;

w. Simpang Jalan R.M Magono Djojohadikoesoemo- Jalan Jenderal Sudirman;

x. Simpang Jalan Kota Bumi- Jalan Jenderal Sudirman;

y. Simpang Jalan Baturaja- Jalan Jenderal Sudirman;

Baca Juga: Persija Jakarta Siap Hadapi Persik Kediri, Ini Tantangan dan Strategi yang Harus Dihadapi

Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas tanggal 19 April 2025 mulai pukul 05.30 WIB sampai dengan pukul 08.00 WIB atau bersifat situasional, dengan rincian sebagai berikut:

A. Lalu lintas dari Utara (Sarinah) menuju Selatan (Blok M) dapat melalui jalan M.H
Thamrin-Jalan lmam Bonjol-Jalan Rasuna Said-Jalan Kapten Tendean- Jalan Wolter
Mong insid i-Jalan Trunojoyo-dst;

B. Lalu Lintas dari Jalan Teluk Betung menuju Timur (Menteng) dapat melalui Jalan
Jenderal Sudirman-Jalan M.H Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat-Berputar di
Putaran selatan-selatan Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan M.H Thamrin-Jalan lmam
Bonjol-dst;

C. Lalu lintas dariTimur (Menteng) menuju ke Barat ffanah Abang) dapat menggunakan
Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Wahid Hasyim-Jalan Mas Mansyur-dst;

D. Lalu Lintas dari Barat (Stasiun Karet) menuju Barat (Manggarai) dapat melalui Jalan R. M Margono Djojohadikoesoemo-Jalan Galunggung-Jalan Sultan Ag ung-dst;

E. Lalu lintas dari arah Timur (Manggarai) menuju ke Barat (Tanah Abang) dapat
menggunakan Jalan Sultan Agung-Jalan Galunggung-Jalan Karet Pasar Baru Timur
lll-Jalan Karet Pasar Baru Timur ll-Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo-dst;

F. Lalu Lintas dari Utara (Tanah Abang) menuju ke Tímur (Kampung Melayu) dapat
menggunakan Jalan Mas MansyurJalan Prof. Dr. Satrio atau JLNT Satrio-Jalan
Casablanca Raya-Jalan K.H Abdulah Syafei- dst;

G. Lalu Lintas dari Timur (Kampung Melayu) menuju ke Utara (Tanah Abang) dapat
menggunakan Jalan KH. Abdulah Syafei-Jalan Casablanca Raya-JLNT Dr. Satrio atau
Jalan Dr. Satrio-Jalan Mas Mansyur-dst;

H. Lalu lintas dari arah Barat (Slip¡) menuju Timur (Cawang) dapat menggunakan Jalan Gatot Subroto-Simpang Semanggi-Jalan S. Parman- dst;

Baca Juga: Gedung Tak Bersertifikat SKK dan SLF Marak, Wakil Ketua Komisi A dari Golkar Alia Noorayu Minta Dinas Gulkarmat dan Satpol PP Perketat Pengawasan

l. Lalu lintas dari arah Timur (Cawang) menuju Barat (Slipi) dapat menggunakan Jalan Gatot Subroto-Simpang Semanggi-Jalan S. Parman- dst;

J. Lalu Lintas dari arah Jalan Senopati atau Jalan Pattimura menuju Ke Gelora Bung
Karno dapat menggunakan Jalan Hang Lekir 1-Jalan Hang Tuah Raya-Jalan Hang
Lekir lV-Jalan Hang Lekir 2-Jalan Hang Lekir 1-jalan Asia Afrika-Jalan Gerbang
Pemuda- dst;

K. Lalu Lintas dari Gelora Bung Karno menuju ke Selatan (Blok M) dapat menggunakan Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Asia Afrika-Jalan Hang Lekir 1-Jalan Hang Tuah Raya- Jalan Raden Patah ll-Jalan Sisingamangaraja-Jalan Panglima Polim-dst. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.