Jakarta

Antisipasi Demo Buruh di Gedung DPR Berujung Rusuh, KAI Commuter Line Bakal Rekayasa Jalur KRL Tanah Abang - Rangkasbitung dan Sebaliknya

Yasmina Nuha | 28 Agustus 2025, 11:36 WIB
Antisipasi Demo Buruh di Gedung DPR Berujung Rusuh, KAI Commuter Line Bakal Rekayasa Jalur KRL Tanah Abang - Rangkasbitung dan Sebaliknya

AKURAT JAKARTA – KAI Commuter Line menyiapkan rekayasa pola operasi perjalanan KRL pada lintasan Tanah Abang - Rangkasbitung, sebagai antisipasi demo buruh di Gedung DPR/MPR, pada Kamis (28/8/2025).

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, mengatakan bahwa hal ini dilakukan jika kondisi di lintas jalur rel antara Tanah Abang–Palmerah tidak kondusif dan membahayakan perjalanan kereta api seperti pada Senin, 25 Agustus 2025 lalu.

"KAI Commuter akan menutup layanan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung mulai dari Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Palmerah jika kondisi jalur tersebut tidak kondusif," ujar Joni dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga: Keren! Pemkab Tangerang Raih Juara 1 Hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal Tingkat Provinsi Banten

Dengan demikian, lanjutnya, pelayanan perjalanan Commuter Line atau KRL Rangkasbitung hanya akan berlangsung hingga Stasiun Kebayoran atau Stasiun Palmerah untuk kembali ke arah Serpong, Parungpanjang, dan Rangkasbitung.

Selain itu, KAI Commuter juga akan merekayasa jadwal perjalanan Commuter Line pada sore hingga malam hari secara situasional sesuai dengan kondisi di lintas.

KAI Commuter akan memfokuskan perjalanan pada waktu tersebut untuk mengurai kepadatan pengguna, khususnya pada layanan Commuter Line Rangkasbitung.

"Kepada seluruh pengguna Commuter Line, diimbau untuk mencari alternatif stasiun keberangkatan dan kedatangan lain selain Stasiun Palmerah," katanya.

Ia menuturkan, untuk pengguna tujuan Serpong/Rangkasbitung, dapat naik dan turun di Stasiun Kebayoran. Sedangkan pengguna tujuan Cikarang, Bogor, dan Tangerang, dapat naik dan turun di Stasiun Karet.

KAI Commuter juga mengimbau pengguna untuk selalu mengikuti arahan dan instruksi dari petugas di stasiun.

Baca Juga: Banyak Polisi Hari Ini, 4.531 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh di Gedung DPR RI

Bagi pengguna yang menunggu di area peron, dimohon untuk mendahulukan penumpang yang akan keluar, serta berdiri tidak melewati garis aman dan tidak menghalangi pengguna yang keluar dari dalam kereta.

"KAI Commuter juga mengimbau masyarakat dan para pengguna untuk selalu menjaga ketertiban dan keselamatan bersama," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.