QS Global MBA Rankings: Binus Business School Kalahkan UGM, UI hingga ITB

AKURAT JAKARTA– Binus Business School (BBS) kembali mengukir prestasi di level internasional.
Berdasarkan pemeringkatan yang dibuat QS Global MBA Rankings, Program Magister Manajemen (MM) BBS kembali menempati ranking pertama Nasional.
Bahkan, ranking S2 Binus ini mengalahkan Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI) hingga Institut Teknologi Bandung (ITB).
Baca Juga: UI untuk Kemanusiaan: Rektor Heri Hermansyah Bukakan Jalan Pendidikan bagi Palestina
Secara internasional, Binus BBS berhasil mencatat lonjakan peringkat global dari posisi 201-250 menjadi 151-200, di antara 390 program MBA dari 67 negara yang disurvei.
Sementara untuk tingkat Asia, Binus Business School sukses melesat dari posisi 30 menjadi 23, dari total 70 kampus yang disurvei.
Kenaikan signifikan ini memperkuat reputasi Binus sebagai sekolah bisnis asal Indonesia yang konsisten meningkatkan mutu dan daya saingnya di kancah global.
“Kami bangga sekaligus bersyukur Binus Business School kembali menegaskan posisinya sebagai Business School dengan program MBA terbaik di Indonesia," ucap Dr. Nelly, Rektor Binus University.
Pencapaian ini, lanjut Dr. Nelly, mencerminkan komitmen BINUS University dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia dan relevan dengan kebutuhan industri.
"Ini sejalan dengan visi BINUS 2035 untuk menjadi A World-class University yang memberikan dampak nyata bagi Nusantara dan dunia," tegasnya dalam jumpa pers, Jumat (19/9/2025).
Baca Juga: Wow! Monas Bakal Jadi Lautan Alutsista, TNI Gelar Pameran Alat Perang Simak Kapan Waktunya
Sementara Dekan BINUS Business School Master Program, Dr. Asnan Furinto, menambahkan bahwa peningkatan ranking ini merupakan pengakuan dunia terhadap kualitas program S2 Bisnis dan Manajemen BINUS Business School.
"Kami percaya pendidikan bisnis harus relevan, adaptif, dan berorientasi global. Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk melahirkan pemimpin bisnis yang berintegritas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital,” katanya.
Dijelaskan bahwa QS Global menilai program MBA dari berbagai universitas di dunia berdasarkan lima indikator utama, yaitu:
1. Employability (reputasi lulusan di mata perusahaan global dan tingkat keberhasilan memperoleh pekerjaan setelah lulus) dengan bobot 40%.
2. Value for Money (tingkat return on investment dari segi biaya kuliah, kenaikan gaji, dan kemajuan karier) dengan bobot 20%.
3. Alumni Outcomes (kontribusi lulusan sebagai pemimpin, wirausahawan, atau inovator di bidangnya) dengan bobot 15%.
4. Thought Leadership (kekuatan reputasi akademik, publikasi riset, dan kualitas dosen) dengan bobot 15%.
5. Diversity (rasio persebaran gender dan negara asal mahasiswa serta dosen) dengan bobot 10%.
Baca Juga: Akhir Pekan Lebih Seru dengan 5 Film Ini, Yuk Tonton!
"Binus Business School memiliki skor tinggi dalam indikator Employability, yang menunjukkan lulusan BBS dipercaya oleh industri global dan memiliki daya saing tinggi di pasar kerja internasional," tegas Asnan.
Selain itu, lanjutnya, indikator Diversity juga menegaskan komitmen BBS dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan multikultural.
Sementara Executive Dean BSS, Prof. Dezie L. Warganegara, PhD mengatakan bahwa kehadiran BBS di jajaran 200 besar dunia memberi dampak positif yang lebih luas bagi ekosistem pendidikan bisnis Indonesia.
"Rekognisi ini menunjukkan bahwa sekolah bisnis di Indonesia mampu bersaing dengan institusi ternama di Asia maupun dunia," katanya.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu melahirkan sekolah bisnis dengan standar global. Dengan demikian, generasi muda tidak perlu jauh-jauh mencari pendidikan bisnis berkualitas di luar negeri, karena sudah tersedia di dalam negeri,” lanjutnya.
Selain itu, prestasi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi internasional, membuka peluang kemitraan dengan universitas serta perusahaan global, dan menciptakan ekosistem kewirausahaan yang lebih maju di Indonesia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




