Ini Sejarah Singkat Peringatan May Day yang Jatuh pada 1 Mei 2024

AKURAT.CO Setiap tanggal 1 Mei, seluruh masyarakat dunia termasuk Indonesia memperingatinya sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day.
Peringatan Hari Buruh ini merupakan momentum untuk mengingatkan kita tentang sejarah panjang kaum buruh dalam memperjuangkan hak-hak mereka.
Selain itu, peringatan Hari Buruh juga merupakan momentum untuk merefleksikan capaian dan tantangan yang masih dihadapi oleh pekerja di seluruh dunia.
Baca Juga: Sold Out di 4 Kota! Tiket Konser Sheila on 7 'Tunggu Aku Di Bandung' Jadi Kesempatan Terakhir
Di berbagai negara, peringatan Hari Buruh biasanya dilakukan dengan aksi demonstrasi di jalan menuntut adanya perbaikan kesejahteraan untuk kaum buruh.
Identitas demonstrasi yang melekat saat Hari Buruh bukan sesuatu yang aneh. Karena Peringatan Hari Buruh ini lahir dari sebuah aksi demonstrasi.
May Day, atau yang juga dikenal sebagai Hari Buruh Internasional, memiliki sejarah panjang yang bermula dari gerakan buruh di Amerika Serikat pada abad ke-19.
Baca Juga: Konser Denny Caknan Bakal Manggung di Luar Negeri untuk Pertama Kalinya pada 2 Juni 2024 Mendatang
Berikut adalah gambaran singkat tentang sejarah May Day
Perjuangan untuk Jam Kerja Delapan Jam
Pada pertengahan abad ke-19, para buruh di Amerika Serikat, terutama di sektor industri, berjuang untuk mengurangi jam kerja mereka dari lebih dari 10-12 jam sehari menjadi delapan jam sehari.
Baca Juga: Empat Rekomondasi Warung Pecel Enak di Jakarta, Mantap Dicocol Sambal
Pada saat itu, kondisi kerja buruh sangat buruk, dengan upah rendah, kecelakaan kerja yang sering, dan kondisi kerja yang tidak aman.
Peristiwa Haymarket Riot
Puncak dari perjuangan ini adalah protes besar-besaran yang terjadi di Chicago pada tanggal 1 Mei 1886. Ribuan buruh turun ke jalan untuk menuntut jam kerja delapan jam.
Baca Juga: 3.454 Anggota Gabungan Disiapkan Amankan Hari Buruh, Dipastikan Tidak Menggunakan Semjata Api
Demonstrasi ini mencapai puncaknya pada peristiwa yang dikenal sebagai "Haymarket Riot" pada tanggal 4 Mei 1886, di mana terjadi kerusuhan dan ledakan bom, yang menyebabkan kematian dan luka-luka, termasuk di antara polisi.
Ditetapkannya Hari Buruh Internasional
Untuk menghormati perjuangan para buruh dan mengenang peristiwa Haymarket Riot, Kongres Kedua Internasional di Paris pada tahun 1889 memutuskan untuk menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.
Baca Juga: Jangan Lewatkan Konser Happy Asmara dan Denny Caknan di Tegal, Pasti Bikin Ambyar
Ini dimaksudkan sebagai hari solidaritas internasional bagi para pekerja di seluruh dunia dalam perjuangan mereka untuk hak-hak pekerja.
Pengakuan Resmi
Meskipun Hari Buruh Internasional diakui secara internasional, Amerika Serikat memilih untuk tidak merayakannya pada tanggal 1 Mei.
Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Tembaki Sekuriti di Kelapa Gading; Berhasil Kabur Wajah Terekam CCTV
Sebaliknya, pemerintah AS memilih hari lain, yaitu Hari Buruh, yang jatuh pada tanggal pertama di bulan September.
Ini adalah tanggapan terhadap peristiwa Haymarket Riot dan upaya untuk meredam pengaruh gerakan radikal yang dianggap berbahaya.
Meskipun demikian, perayaan May Day terus berkembang di negara-negara lain di seluruh dunia, terutama di Eropa dan Amerika Latin.
Hari ini, May Day terus diperingati sebagai hari perayaan solidaritas buruh internasional dan sering kali dihubungkan dengan perayaan perjuangan pekerja untuk hak-hak mereka, termasuk upah yang layak, kondisi kerja yang aman, dan jam kerja yang manusiawi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di La Liga, 20 September 2026: Duel Tim Kejutan di Riazor
- 2Prediksi Skor Leeds United vs Crystal Palace di Premier League, 20 September 2026: Mampukah The Whites Pertahankan Tren Positif?
- 3Prediksi Skor Villarreal vs Levante di La Liga, 20 September 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Lanjutkan Momentum?
- 4Prediksi Skor Juventus vs Atalanta di Serie A, 20 September 2026: Bianconeri Ingin Lanjutkan Momentum Eropa
- 5Pengumuman Resmi! Berikut Daftar Peraih Medali Emas OSN SMA Sederajat 2026, Dari Matematika hingga Inovator AI
- 6Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs RB Leipzig di Bundesliga, 20 September 2026: Adu Momentum di BayArena
- 7Prediksi Skor Fulham vs Manchester United di Premier League, 20 September 2026: Misi The Red Devils Bangkit di Craven Cottage
- 8Lowongan Kerja di MRT Jakarta Tahun 2026: Buka 19 Formasi Lulusan SMA/SMK hingga S1, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!









