Jakarta

INGAT! Penderita 8 Penyakit Ini Sebaiknya Pantangan Makan Buah Mangga, Kenapa? Simak Penjelasannya di Sini

Sastra Yudha | 6 September 2024, 22:08 WIB
INGAT! Penderita 8 Penyakit Ini Sebaiknya Pantangan Makan Buah Mangga, Kenapa? Simak Penjelasannya di Sini

AKURAT JAKARTA - Saat ini Sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim panen buah manga. Berbagai varian jenis mangga pun dapat ditemukan dengan mudah.

Sebenarnya buah mangga mengandung berbagai nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh.

Mangga mengandung protein, serat, karbohidrat, folat, kalsium, kalium, kalori, dan vitamin.

Namun demikian, ada orang-orang yang sebaiknya tidak makan buah mangga karena terkait dengan penyakit yang dideritanya.

Baca Juga: Tak Hanya Sekedar Teman Begadang, Ini Segudang Manfaat Minum Kopi untuk Tubuh

Berikut ini kelompok orang yang sebaiknya pantangan makan buah mangga:

1. Pengidap diabetes

Pengidap diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan gula tinggi. Diketahui, buah mangga memiliki kandungan gula yang tinggi.

Dengan tidak mengonsumsi buah mangga, berguna untuk menghindari lonjakan gula darah yang dapat memperburuk diabetes tersebut.

Pengidap diabetes juga tidak boleh mengonsumsi jus mangga. Tapi mengonsumsi mangga mentah dengan yogurt atau nasi, dapat membantu mengurangi kadar gula dalam tubuh.

2. Penderita obesitas

Orang yang obesitas sebaiknya tidak mengonsumsi buah mangga. Sebab, konsumsi mangga secara berlebihan dapat memperparah kondisi obesitas yang ada, sehingga memicu komplikasi penyakit.

Diketahui, orang obesitas atau kelebihan berat badan akan mengalami peningkatan risiko penyakit komplikasi, seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

3. Penderita penyakit lambung

Penderita penyakit lambung juga sebaiknya membatasi atau bahkan menghindari konsumsi buah mangga, terutama yang masih mentah atau terlalu matang.

Pasalnya, mangga masih mentah memiliki sifat terlalu asam, pada gilirannya akan berdampak buruk pada lambung.

Sementara mangga yang terlalu matang, kandungan vitamin C tingginya dapat memicu sendawa, refluks asam lambung, kontraksi lambung, dan pendarahan pada lambung.

Baca Juga: Gaet Suara Pendukung Anies Baswedan, PKS Bakal Yakinkan Warga Jakarta Bahwa Ridwan Kamil Akan Lanjutkan Program-programnya

4. Penderita penyakit ginjal

Orang dengan penyakit ginjal akut sebaiknya tidak mengonsumsi buah mangga. Sebab, mangga merupakan buah yang kaya akan kalium, sehingga dapat membebani kerja ginjal dan memperburuk kondisi.

Bahkan, mengonsumsi mangga secara rutin atau berlebihan, dapat mengancam jiwa penderita penyakit ginjal.

5. Penderita diare

Penderita diare juga dilarang mengonsumsi buah mangga. Hal tersebut karena mangga memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga meningkatkan keparahan diare.

Selain itu, mangga juga salah satu jenis buah “panas”, sehingga akan sulit dicerna dan pada gilirannya akan memicu kelelahan.

6. Penderita penyakit pernapasan

Penderita penyakit pernapasan sebaiknya tidak mengonsumsi buah mangga. Hal itu dikarenakan mangga dapat mengiritasi tenggorokan, memicu batuk semakin parah, serta menyebabkan sesak napas.

7. Pengidap alergi

Orang yang sensitif atau alergi terhadap urushiol, sebaiknya hindari mengonsumsi buah mangga, terutama bagian kulitnya.

Diketahui, urushiol adalah zat alergen yang terkandung di kulit buah ini, yang bisa memicu gatal di sekitar mulut dan bibir, mata kering, serta lidah terasa terbakar.

Dalam kasus yang parah, zat alergen ini dapat menyebabkan anafilaksis atau syok tubuh akibat alergi berat yang bisa mengancam jiwa.

Baca Juga: Masa Jabatan Heru Budi Akan Segera Habis dan Tak Bisa Dicalonkan Lagi, Fraksi PKS DPRD DKI Siapkan Pengganti untuk Diusulkan ke Mendagri

8. Penderita penyakit kulit

Orang yang memiliki ruam, lesi, dan luka bernanah juga tidak boleh mengonsumsi buah mangga.

Karena kandungan gula yang tinggi dalam mangga matang akan memperburuk penyakit kulit. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.