Kondisi Terkini SDN 09 Kebayoran Lama Selatan Usai Viral 2 Tahun Dibiarkan Roboh, Empat Ruang Kelas Tak Bisa Digunakan

AKURAT JAKARTA – Kondisi bangunan SDN 09 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, yang mengalami atap roboh sejak hampir dua tahun lalu hingga kini masih belum dipulihkan.
Pantauan Akurat Jakarta di lokasi pada Jumat (24/7) sekitar pukul 15.30 WIB menunjukkan bangunan sekolah masih dipasangi garis polisi dan belum dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat satu gedung yang mengalami kerusakan parah pada bagian atap yang mengakibatkan tiga ruang kelas, yakni kelas 1A, 2A, dan 3A, tidak dapat digunakan.
Selain itu, di gedung lainnya, satu ruang kelas 4A juga terdampak kerusakan akibat ambruknya atap.
Sementara itu, ruang kelas lainnya di kompleks sekolah masih dalam kondisi layak pakai. Sejumlah fasilitas, termasuk masjid sekolah, juga masih dalam kondisi layak.
Meski demikian, hampir seluruh area bangunan hingga kini masih dipasangi garis polisi sebagai penanda bahwa lokasi tersebut belum aman untuk dimasuki.
Kondisi bangunan yang belum diperbaiki itu menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pembangunan kembali SDN 09 Kebayoran Lama Selatan akan dipercepat.
Baca Juga: Dinilai Tak Sopan di Pesawat, Selebgram Malaysia Aisar Khaled Minta Maaf Usai Dikritik Penumpang
Pemprov juga menyiapkan pembangunan gedung sekolah secara vertikal dan menggabungkan operasional SDN 09 dengan SDN 11 Kebayoran Lama Selatan agar proses belajar mengajar tetap berjalan aman bagi para siswa.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan pembangunan kembali gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, akan segera dilakukan meski anggarannya belum tersedia dalam APBD maupun APBD Perubahan.
Untuk mempercepat proses tersebut, Pemprov DKI membuka opsi memanfaatkan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) sebagai sumber pembiayaan sehingga pembangunan tidak perlu menunggu alokasi anggaran APBD.
"Hal yang berkaitan dengan pendidikan di SD Negeri 9 Kebayoran Lama, saya sudah memerintahkan walaupun anggarannya belum ada di APBD atau APBD Perubahan, kita bisa menggunakan dana-dana yang ada, salah satunya KLB dan sebagainya," ujar Pramono di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis (23/7) kemarin. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






