Lulus UGM 3 Tahun 5 Bulan, Stanley Ungkap Strategi yang Tak Banyak Dipakai Mahasiswa

AKURAT JAKARTA - Lulus kuliah lebih cepat sering dianggap sebagai persoalan seberapa baik mahasiswa mengatur waktu.
Namun, Stanley Jeremy Hasea memiliki pendekatan berbeda.
Wisudawan tercepat Universitas Gadjah Mada (UGM) ini justru mengandalkan sequence management, yakni memastikan setiap tahapan akademik diselesaikan sesuai urutan dan waktunya.
Stanley berhasil menamatkan pendidikan sarjana dalam waktu 3 tahun 5 bulan pada wisuda program sarjana periode IV Tahun Akademik 2025/2026.
Waktu tersebut lebih singkat dibanding rata-rata lulusan sarjana yang menyelesaikan studi dalam sekitar 4 tahun 1 bulan.
Mahasiswa Program Studi Manajemen Kebijakan Publik UGM itu mengatakan dirinya sejak awal tidak menjadikan lulus secepat mungkin sebagai tujuan utama.
Ia justru menetapkan batas waktu yang ingin dicapai sekaligus menjaga target akademiknya.
"Bukan time management, tetapi lebih ke sequence management. Secara akademis, di semester tujuh saya sudah bisa mengerjakan skripsi saja karena semester-semester sebelumnya saya sudah menyelesaikan semua perkuliahan," ujar Stanley dalam laman UGM dikutip Jumat (4/9/2026).
Stanley menetapkan 3,5 tahun sebagai batas maksimal masa studinya dan menargetkan IPK di atas 3,5.
Dengan pola tersebut, ia berusaha memastikan tidak ada tahapan akademik yang tertunda hingga mengganggu proses berikutnya.
Baca Juga: Sering Kentut Setelah Makan Sayur dan Kacang? Jangan Cepat Anggap Pencernaanmu Bermasalah
"Buat saya, sebenarnya bukan target secepat-cepatnya, tetapi paling lama 3,5 tahun," jelasnya.
Menariknya, perjalanan Stanley tidak sepenuhnya berjalan sesuai rencana.
Pada semester kelima, ia sempat berencana mengikuti program pertukaran mahasiswa.
Namun, rencana tersebut gagal karena persoalan administrasi.
Kegagalan itu justru membuka kesempatan lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








