Jakarta

DKI Jakarta Juara Umum OSN 2026, Peta Persaingan Sains Antardaerah Jadi Sorotan

Anggerhana Denni Rahmawati | 21 September 2026, 06:30 WIB
DKI Jakarta Juara Umum OSN 2026, Peta Persaingan Sains Antardaerah Jadi Sorotan
DKI Jakarta kembali juara umum OSN.

AKURAT JAKARTA - DKI Jakarta kembali mencatatkan diri sebagai juara umum Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026.

Kontingen ibu kota mengumpulkan 82 medali dari jenjang SD hingga SMA sederajat, terdiri atas 21 emas, 26 perak, dan 35 perunggu.

Capaian tersebut menempatkan DKI Jakarta di posisi teratas dalam daftar perolehan medali OSN 2026.

Namun, jika melihat lebih jauh daftar tersebut, persaingan antardaerah ternyata cukup beragam.

Ada provinsi yang mengumpulkan medali lebih banyak secara keseluruhan tetapi berada di bawah daerah dengan jumlah emas lebih tinggi.

Kondisi ini membuat peta persaingan OSN 2026 tidak hanya menarik dilihat dari jumlah medali, tetapi juga dari komposisi emas, perak, dan perunggu yang diperoleh masing-masing provinsi.

DKI Jakarta unggul dengan 21 medali emas

Berdasarkan data yang dibagikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya, DKI Jakarta mengoleksi 21 emas, 26 perak, dan 35 perunggu.

Dengan total 82 medali, DKI menjadi provinsi dengan perolehan terbanyak dalam daftar tersebut.

Capaian ini juga mempertahankan posisi DKI Jakarta sebagai juara umum OSN.

Baca Juga: Gonzaga Festival 2026: Ketika Panggung Sekolah Menjadi Tempat Belajar Kehidupan

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan ketekunan peserta didik, guru pembimbing, sekolah, serta berbagai pihak yang mendukung perjalanan para siswa.

Banten berada di posisi kedua

Di bawah DKI Jakarta terdapat Banten dengan total 40 medali.

Kontingen Banten mengumpulkan 14 emas, 12 perak, dan 14 perunggu.

Jumlah emas Banten menjadi salah satu yang tertinggi setelah DKI Jakarta.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.