Kemendikdasmen Dapat Anggaran Tambahan Rp28 T, Gaji Guru hingga Sekolah Terintegrasi Jadi Sorotan

AKURAT JAKARTA - Anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk 2027 bertambah Rp28 triliun.
Tambahan tersebut membuat total pagu anggaran kementerian mencapai Rp81,9 triliun.
Namun, kenaikan anggaran itu bukan sekadar penambahan angka dalam pagu kementerian.
Sejumlah program pendidikan telah disiapkan untuk mendapatkan alokasi, mulai dari revitalisasi sarana dan prasarana sekolah hingga pembayaran gaji dan tunjangan guru PPPK.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan tambahan anggaran tersebut dalam Raker Komisi X DPR RI.
Salah satu alokasi terbesar adalah revitalisasi sarana dan prasarana dengan nilai Rp14,28 triliun.
Selain itu, Rp7,21 triliun dialokasikan untuk program Sekolah Nasional Terintegrasi.
Kemendikdasmen juga menyiapkan Rp5,83 triliun untuk digitalisasi pendidikan dan Rp5 triliun untuk bantuan pendidikan dasar gratis.
Dukungan bagi peserta didik juga masuk dalam tambahan anggaran.
Sebanyak Rp250 miliar dialokasikan untuk bantuan perlengkapan sekolah, sedangkan Program Indonesia Pintar mendapat anggaran Rp13,79 triliun.
Baca Juga: Bukan New York atau Berlin, Bangkok Justru Jadi Raja Nightlife 2026
Di sisi guru, anggaran yang disiapkan juga cukup besar.
Program peningkatan kesejahteraan guru non-ASN mendapat Rp14,09 triliun, sementara gaji dan tunjangan PPPK guru dialokasikan Rp23 triliun.
Ada pula anggaran Rp40 miliar untuk Studio Guru yang menjadi bagian dari tambahan pagu tersebut.
Meski anggaran Kemendikdasmen bertambah, pemerintah masih menilai kebutuhan pendidikan di daerah belum sepenuhnya tercukupi.
Salah satunya terkait dana alokasi khusus (DAK) nonfisik bidang pendidikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






