Jakarta

Proyek Galian Saluran Air dan Peninggian Trotoar di Jalan Rawa Belong Bikin Lalu Lintas Tersendat

Laode Akbar | 1 Oktober 2026, 16:29 WIB
Proyek Galian Saluran Air dan Peninggian Trotoar di Jalan Rawa Belong Bikin Lalu Lintas Tersendat
Proyek peninggian trotoar sekaligus perbaikan saluran air di Jalan Rawa Belong, Palmerah, Jakarta Barat. (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Proyek peninggian trotoar sekaligus perbaikan saluran air di Jalan Rawa Belong, Palmerah, Jakarta Barat, berdampak terhadap kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Pantauan Akurat Jakarta sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (1/10/2026), terlihat sejumlah petugas tengah mengerjakan proyek galian di sisi Jalan Rawa Belong.

Galian saluran air tersebut terlihat membentang lebih dari 10 meter di sisi jalan.

Sejumlah petugas tampak mengenakan seragam kerja serta alat pelindung diri (APD) saat melakukan pengerjaan.

Baca Juga: Lolos Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026 Belum Tentu Aman, Ini Tahap Berikutnya

Satu kendaraan alat berat juga terlihat berada di lokasi untuk mengeruk tanah dari area yang tengah dikerjakan.

Selain tanah hasil pengerukan, sejumlah kabel yang berada di bawah permukaan tanah juga terlihat muncul di area galian.

Pengerjaan proyek membuat satu jalur Jalan Rawa Belong yang mengarah ke Kebayoran Lama terpangkas. Kondisi tersebut menyebabkan arus kendaraan di kawasan tersebut tersendat.

Kemacetan terlihat terjadi di sekitar pertigaan lampu merah Jalan Rawa Belong. Kepadatan kendaraan juga terlihat hingga di depan Jalan Sulaiman.

Kondisi lalu lintas disebut semakin padat pada pagi dan sore hari, ketika volume kendaraan yang melintas di Jalan Rawa Belong meningkat.

Baca Juga: Jetour T2 i-DM Datang Bawa Desain Off-Road dan Teknologi Hybrid, Pilihan Tepat untuk Pengemudi Aktif yang Mengutamakan Ruang Lega dan Fungsionalitas

Di lokasi, pembatas berwarna hitam-kuning dipasang mengelilingi area pekerjaan untuk memisahkan galian dari jalur kendaraan yang masih digunakan.

Sejumlah spanduk dan papan peringatan juga terlihat dipasang di sekitar proyek. Peringatan tersebut meminta warga maupun pengendara untuk berhati-hati ketika melintas di kawasan pekerjaan.

Aktivitas proyek juga menimbulkan debu dari pasir dan material galian. Debu tersebut terlihat beterbangan di sekitar lokasi, terutama ketika kendaraan melintas di dekat area pekerjaan.

Keberadaan proyek turut berdampak terhadap aktivitas sejumlah toko yang berada di sepanjang Jalan Rawa Belong. Akses menuju beberapa toko menjadi terganggu, bahkan terdapat toko yang terlihat tutup.

Sementara itu, pekerjaan peninggian trotoar sekaligus perbaikan saluran air tersebut ditargetkan rampung pada 2 Desember 2026.

Pengerjaan proyek dijadwalkan berlangsung selama 90 hari, terhitung sejak 4 September hingga 2 Desember 2026.

Baca Juga: Tampil Garang di Luar Namun Mewah di Dalam, Jetour T2 i-DM Buktikan Diri Sebagai SUV PHEV Modern yang Sangat Pas untuk Keluarga

Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Umum Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Budi Cahyo Wardoyo, mengatakan trotoar yang ditinggikan dalam proyek tersebut memiliki panjang sekitar 870 meter.

"Untuk panjangnya kurang lebih 870 meter," kata Budi kepada awak media. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.