Mengapa Pengalaman Memalukan Sulit Dilupakan? Ini Kaitannya dengan Hormon Stres

AKURAT JAKARTA - Pernahkah kamu masih mengingat kejadian memalukan bertahun-tahun lalu, tetapi justru lupa dengan hal-hal kecil yang baru terjadi kemarin?
Pengalaman seperti ini berkaitan dengan cara otak memproses emosi dan menyimpan ingatan.
Stres selama ini dikenal dapat mengganggu konsentrasi.
Namun, penelitian dari Yale University menunjukkan bahwa dalam kondisi tertentu, hormon stres kortisol justru dapat memperkuat ingatan terhadap pengalaman yang memiliki makna emosional.
Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Science Advances tersebut membantu menjelaskan mengapa sebagian pengalaman terasa sulit dilupakan, terutama ketika melibatkan emosi yang kuat.
Kortisol Membantu Otak Memprioritaskan Pengalaman
Saat seseorang mengalami stres, tubuh melepaskan hormon kortisol.
Hormon ini terlibat dalam respons tubuh terhadap tekanan dan diketahui dapat memengaruhi pembentukan ingatan emosional.
Dalam penelitian tersebut, partisipan diberi hidrokortison, bentuk sintetis kortisol, atau plasebo.
Mereka kemudian melihat serangkaian gambar sambil menjalani pemindaian otak menggunakan fMRI.
Baca Juga: Dari Hutan Terbakar hingga Sumur Jadi Asin, Begini Efek Domino Karhutla di Raja Ampat
Sehari setelahnya, kemampuan mereka mengingat gambar tersebut diuji.
Hasilnya menunjukkan bahwa kortisol dapat memperkuat ingatan terhadap pengalaman emosional.
Hormon ini juga mengubah pola aktivitas jaringan otak yang memproses emosi dan membentuk ingatan, sekaligus meningkatkan koordinasi di antara keduanya.
Artinya, otak tidak sekadar menyimpan semua pengalaman dengan cara yang sama.
Pengalaman yang dianggap penting secara emosional dapat memperoleh perhatian lebih besar dalam proses pembentukan ingatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs NEC Nijmegen di UEL, 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Beruntun
- 2Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 3Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 4Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 6Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 7Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






