Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk Dosen yang Kesulitan Menuntaskan S3

AKURAT JAKARTA - Menyelesaikan pendidikan doktoral tidak selalu berjalan sesuai rencana.
Sebagian mahasiswa sudah melewati berbagai tahapan penelitian, tetapi masih membutuhkan dukungan untuk menuntaskan disertasi hingga sidang promosi.
Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui program beasiswa penyelesaian studi doktor.
Program yang dibuka melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAT) ini ditujukan kepada dosen di bawah koordinasi Kemdiktisaintek.
Bantuan tersebut mencakup mahasiswa doktor yang sedang menempuh studi di dalam maupun luar negeri.
Pendaftaran beasiswa dilakukan secara daring melalui laman https://beasiswa.kemdiktisaintek.go.id pada 4–11 November 2026.
Dengan masa pendaftaran yang relatif singkat, calon pendaftar perlu memahami skema dan persyaratan yang ditetapkan.
Dua Skema untuk Tahap Studi yang Berbeda
Beasiswa penyelesaian studi doktor 2026 menyediakan dua skema penerima.
Keduanya memiliki sasaran berbeda berdasarkan kemajuan studi mahasiswa.
Baca Juga: Incar UI Lewat SNBP 2027? Cek Jurusan dengan Kuota Terbanyak
Skema pertama diperuntukkan bagi mahasiswa doktor di dalam maupun luar negeri yang sudah memiliki jadwal sidang promosi doktor, baik sidang tertutup maupun terbuka.
Mahasiswa yang belum memiliki jadwal sidang juga dapat masuk kategori ini apabila memperoleh rekomendasi promotor yang memuat estimasi waktu pelaksanaan sidang serta capaian akademik selama studi.
Sementara itu, skema kedua ditujukan bagi mahasiswa doktor di perguruan tinggi dalam negeri yang telah menyelesaikan atau dinyatakan lulus ujian maupun seminar proposal disertasi.
Pendaftar juga harus mendapatkan usulan resmi dari kampus tempat menempuh studi sesuai ketentuan yang berlaku.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa bantuan tidak hanya menyasar mahasiswa yang tinggal menyelesaikan tahap akhir doktoral.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








