Cuma Ada di PPNS, Jurusan Teknik Perpipaan Ternyata Punya Prospek Kerja Luas

AKURAT JAKARTA - Memilih jurusan kuliah biasanya identik dengan bidang populer seperti kedokteran, hukum, atau teknik informatika.
Namun, ada program studi yang mungkin belum banyak diketahui calon mahasiswa, yaitu Teknik Perpipaan.
Jurusan ini secara khusus mempelajari perancangan hingga inspeksi sistem perpipaan yang digunakan dalam berbagai sektor industri.
Program tersebut tersedia di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), perguruan tinggi vokasi yang berada di lingkungan Kampus ITS, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur.
PPNS menyebut D4 Teknik Perpipaan sebagai satu-satunya program studi dengan nama tersebut di Indonesia.
Pada 2026, jurusan ini telah berusia 19 tahun dan mengantongi akreditasi A.
"Satu-satunya di Indonesia, Teknik Perpipaan PPNS sudah terakreditasi A, lho," tulis akun @ppns_success.
Keberadaan jurusan ini menunjukkan bahwa bidang perpipaan tidak selalu harus dipelajari sebagai bagian dari program studi teknik yang lebih umum.
Di PPNS, keahlian tersebut dikembangkan menjadi kompetensi khusus yang dipersiapkan untuk kebutuhan industri.
Bukan Hanya Belajar Memasang Pipa
Baca Juga: Hanya Disinari Matahari 7 Jam Sehari, Dusun di Gunungkidul Ini Disiapkan Jadi Wisata
Teknik Perpipaan bukan sekadar mempelajari cara menyambungkan atau memasang pipa.
Mahasiswa dipersiapkan agar memiliki kemampuan dalam merancang dan melakukan inspeksi sistem instalasi perpipaan.
Keahlian tersebut dibutuhkan karena sistem perpipaan menjadi bagian penting dalam operasional berbagai industri.
Perancangan dan pemeriksaan instalasi harus dilakukan dengan kompetensi yang sesuai agar sistem dapat menunjang kebutuhan operasional.
Lulusan D4 Teknik Perpipaan PPNS juga dibekali sertifikat keahlian perpipaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






