BUTUH satu buku tebal untuk menuangkan cerita cintaku dengan Michaella. Gadis Belanda yang aku kenal sebagai wartawan handal itu.
Ia jatuh cinta padaku. Aku menikahinya. Walau hanya nikah sirri. Nikah secara agama. Karena pernikahan kami tak bisa dicatatkan di Kantor Urusan Agama (KUA).
Aku dan Michel beda warga negara. Masih tercatat beda agama. Meskipun Michel telah menjadi mualaf. Namun di identitas dirinya, ia masih memeluk agama yang lama.
Menikah secara resmi, sudah pasti ribet banget. Ruwet dan berlika-liku. Hingga akhirnya, kami memilih untuk menikah secara agama saja.
Baca Juga: Dukung Prabowo Capres 2024, Airlangga: Prabowo Lahir dari Rahim Golkar
Ada penghulu. Wali nikah. Saksi-saksi. Mas kawin. Ijab-kabul. Pernikahan kami pun sah. Pernikahan yang hanya bertahan seumur jagung.
Namun terlalu banyak suka-duka, senang-sedih, tawa-tangis, gembira-murka, seru-haru dan lucu-lucu, beradu dalam satu.
Tak cukup ruang untuk diceritakan semuanya di sini. Butuh ruang khusus. Karena itu, aku mohon maaf.
Cinta datang dengan tiba-tiba. Pergi pun tak disangka-sangka. Pergi menyisakan sejuta misteri.
"My heart will go on and on with you, Honey." Begitu kata Michel. Saat aku mengantarkan ke Bandara Soekarno-Hatta.
Baca Juga: Pecinta Seni, Art Exhibition Gelar Pameran Lukis dan Patung. Catat Tanggalnya!
Dua tahun berlayar, Bahtera itu kandas. Michel kembali ke Belanda. Selanjutnya, tanpa bersurat. Tak ada kabar berita.
Bahtera telah berlayar. Dengan segala perbedaan. Nyatanya, tak seindah angan-angan. Tak sehijau pandangan mata tetangga.
Bahtera kandas sebelum sampai ke tepian. Dihantam ombak. Diterjang badai.
Perbedaan menjadi pemicunya. Beda bangsa, suku, budaya, bahasa, pendidikan, dan juga latar agama. Beda pula fisiknya. Bule londo versus wong ndeso. Si jangkung versus si cebol.
Butuh satu buku tebal untuk menuangkan cerita cinta Michaella. Suka-duka, senang-sedih, tawa-tangis, gembira-murka, seru-haru dan lucu-lucu, beradu dalam satu. Tak cukup ruang untuk diceritakan semua di sini.
Baca Juga: Motif Anak Bunuh Ibu dan Lukai Ayah di Depok, Dendam Karena Sering Dimarahi Sejak Kecil
Cinta datang dengan tiba-tiba. Pergi pun tak disangka-sangka. Pergi menyisakan sejuta misteri dan tanda tanya. Siapa sesungguhnya kamu, hai Michaella?
Jujurlah padaku: benarkah kau hanya seorang wartawan? (Bersambung)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








