ADA ADA AJE: Pagar Makan Tanaman, Tukang Kayu Tewas Digergaji Teman

AKURAT.CO - Peribahasa 'Pagar makan tanaman' sepertinya memang layak disematkan pada Suyono (41).
Warga Dusun Catak Gayam, Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, ini tega menggauli istri Anam (37), teman akrab sekaligus tetangga dekatnya.
Anam yang emosinya membuncah, kemudian membunuh teman satu tempat kerja itu dengan menggorok menggunakan gergaji.
Anam dan Suyono merupakan sohib karib. Keduanya berteman sejak kecil. Karena tinggal bertetangga. Setelah besar, Anam dan Suyono juga bekerja di tempat yang sama. Yakni sebagai tukang kayu di gudang pertukangan kusen di Dusun Gunungsari, Desa Indrodelik, Bungah, Gresik.
Bahkan, ketika keduanya masing-masing sudah menikah. Saat berada di tempat kerja, keduanya tinggal dan tidur satu kamar di mess pegawai.
Baca Juga: Generasi Z Wajib Menabung dan Merencanakan Keuangan untuk Membeli Rumah
Saat libur atau setiap seminggu sekali, mereka pulang kampung ke Jombang. Kadang bareng, kadang bergantian. Minggu ini Anam yang pulang, minggu depan giliran Suyono.
Keduanya juga suka titip uang atau barang untuk keluarga di kampung.
Meski berteman sejak kecil, Anam dan Suyono beda sifat dan ahlaknya. Anam dikenal santun dan rajin ibadah. Sedangkan Suyono, selama ini dikenal suka mabuk dan main perempuan.
Bersahabat dekat, Anam tahu betul kelakuan temannya itu. Namun ia tak mau ambil peduli. Bahkan, ia tak pernah cerita ke siapapun, termasuk ke istrinya Suyono.
Baca Juga: 9 Kapal di Pelabuhan Samudera Nizam Zachman Jakarta Utara Terbakar
Hingga suatu hari, saat Anam pulang kampung, ia diberitahu temannya bahwa kenakalan Suyono sudah menyasar Siti Marfuah ( 34), istrinya.
Anam tak begitu saja percaya informasi itu. Ia lantas menanyakan kebenarannya ke istrinya. Ternyata benar, istrinya mengakui telah ditiduri oleh Suyono sebanyak tiga kali.
Tak hanya itu, istrinya juga mengaku selalu diberi uang Rp 200 ribu oleh Suyono, setiap kali usai ditiduri.
Bak disambar petir. Anam pun meradang. Ia tak habis pikir dengan kelakuan temannya itu. Anam pun bergegas balik ke Gresik.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Sawah Besar dari Sawo
Tengah malam, saat Suyono tidur. Tanpa ampun, Anam langsung mengepruk kepala Suyono dengan batu. Lalu menggergaji leher Suyono hingga nyaris putus.
Aksi sadis Anam itu dipergoki rekan satu kamar, Amrullah. Ia langsung kabur dan melapor ke polisi.
Kurang dari satu jam, Anam diringkus petugas Polsek Bungah, saat akan kabur ke Jombang.
Pada Senin 16 Februari 2015, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik menjatuhkan vonis 17 tahun penjara kepada Anam. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




