Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal Usul Kebagusan dan Wanita Cantik Asal Banten

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 12 September 2023, 13:45 WIB
Sejarah Jakarta: Asal Usul Kebagusan dan Wanita Cantik Asal Banten

AKURAT.CO - Kebagusan adalah salah satu kelurahan di kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang cukup populer dan strategis.

Kebagusan memiliki terdiri atas beberapa kampung yang bernama Kebagusan Besar, Kebagusan Kecil dan Kebagusan Wates.

Daerah Kebagusan dahulunya adalah hutan jati yang cukup lebat, meliputi kawasan Ragunan alias Kebun Binatang, Pejaten, Cilandak hingga Jagakarsa.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Pesta Seks, Gunakan Media Sosial sebagai Sarana Undangan

Konon, dikisahkan nama Kebagusan berasal dari nama seorang wanita cantik asal Banten yang tinggal di Batavia.

Namanya Nyai Tubagus Latak Lanang,dan pada saat itu dia adalah kembang desa sekaligus promadona karena wajahnya yang cantik.

Tak hanya parasnya yang cantik, namun kepribadian dan akhlaknya juga baik nan cantik, sehingga tidak mengherankan jika banyak pria yang menyukainya dan ingin memperistrinya.

Baca Juga: Truk Nyangkut Separator Transjakarta di Depan Lapas Cipinang

Karena Nyai Tubagus tidak menyukai kemaksiatan dan hal-hal negatif, ia pergi ke selatan dengan tujuan untuk bertapa dan berdoa agar lingkungannya menjadi makmur dan sejahtera.

Jejak dari wanita ini dapat dilihat di makam Ibu Bagus yang terletak di Jalan Kebagusan II RT.01/07, karena itu kemudian warga menyebutnya Kebagusan.

Ada dua versi tentang kematian Nyai Tubagus. Menurut versi pertama, Nyai Tubagus meninggal karena dibunuh oleh seorang pria karena adanya persaingan antara beberapa pria yang ingin menyunting Nyai Tubagus.

Baca Juga: Dapat Bayaran Segini, Pemeran Wanita Film Dewasa Segera Dipanggil Polisi

Menurut versi lainnya, Nyai Tubagus meninggal akibat kebakaran besar yang menghanguskan hutan jati, yang sekarang disebut Jati Padang yang lokasinya tidak jauh dari Kebagusan.

Dijelaskan bahwa nama Kebagusan menurut legenda bermula dari nama seorang wanita cantik asal Banten yang tinggal di Batavia.

Namanya Nyai Tubagus Latak Lanang, yang pada masa itu dia laksana primadona kampung lantaran wajahnya yang cantik.

Selain itu fisiknya bagus dan baik ahlaknya sehingga tidak heran jika banyak lelaki yang menyukai dan ingin menyuntingnya.

Lantaran tidak suka kemaksiatan dan hal-hal yang bersifat negatif, Nyai Tubagus pergi menyepi ke daerah selatan dengan niat bertapa dan mendoakan agar kawasan tempat tinggalnya aman dan sejahtera.

Bukti perihal wanita ini terlihat adanya makam Ibu Bagus, begitu sebutan warga Kebagusan, yang terletak di Jalan Kebagusan II RT.001/07.

Ada dua versi menyebutkan tentang kematian Nyai Tubagus. Pertama diduga dia dibunuh seorang pria akibat persaingan antara beberapa laki-laki yang hendak menyuntingnya.

Versi Kedua, diduga dia meninggal akibat kebakaran besar yang menghanguskan hutan jati pada masa itu yang sekarang daerahnya bernama Jati Padang, tidak jauh dari kawasan Kebagusan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.