Jakarta

Mengenal Tari Lenggang Payung Asal Betawi dan Makna di Setiap Gerakannya

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 14 Oktober 2023, 20:55 WIB
Mengenal Tari Lenggang Payung Asal Betawi dan Makna di Setiap Gerakannya

AKURAT JAKARTA – Setiap suku dan daerah pasti memiliki tari khas yang berbeda-beda. Misalnya di Jawa Barat ada tari jaipong dan di Bali ada tari pendet.

Jakarta, khususnya Betawi, juga memiliki beragam tari daerah. Seperti tari topeng Betawi, tari ronggeng blantek, tari cokek, dan tari lenggang payung.

Tari lenggang payung mungkin tidak sepopuler tari lenggang nyai, tapi kedua tari itu sama-sama berasal dari Betawi.

Baca Juga: Jalani Senin dengan Semangat Ditemani Konser Gratis Geisha hingga Difki Khalif di Sarinah, Simak Rundownnya

Seperti tarian pada umumnya, ada cerita dan makna di setiap gerakan cantik nan indah dalam tari lenggang payung.

Dilansir dari laman Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, tarian ini merupakan hasil garapan atau gabungan dari tari cokek dan topeng.

Tari lenggang payung ini menceritakan kehidupan anak muda, tepatnya anak muda yang sedang kasmaran atau jatuh cinta.

Baca Juga: Resep Sambal Tempe Goang, Menu Receh yang Bikin Boros Nasi

Dikisahkan, suatu hari ada seorang gadis yang sedang berjalan. Tibalah seorang laki-laki, kemudian mengikuti gadis tersebut dari belakang dengan mengintip-intip.

Dengan lakon yang lucu, laki-laki tersebut mencoba menggodai gadis tersebut. Laki-laki tersebut jatuh hati pada gadis itu.

Dalam tari lenggang payung juga ditampilkan gerakan silat khas betawi, yang diperagakan oleh laki-laki tersebut.

Baca Juga: Generasi 70-90 Nostalgia Nih, Ada Pameran Majalah Bobo

Melihat ketangguhan laki-laki itu dalam memperagakan jurus silat, si gadis pun jatuh hati pada laki-laki itu. Akhirnya, mereka berdua menjadi pasangan yang bahagia.

Nah, di atas sekilas cerita dan makna di setiap gerakan serta pertunjukkan tari lenggang payung yang berasal dari Betawi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.