Jangan Dibeli! Inilah Daftar 22 Merek Kurma Asal Israel, Marak Beredar di Pasaran Jelang Puasa Ramadhan

AKURAT JAKARTA - Kurang dari sebulan lagi, umat Islam di seluruh dunia akan menjalani ibadah puasa Ramadhan. Salah satu menu berbuka puasa yang disunnahkan adalah mengonsumsi buah kurma.
Pada Bulan Ramadhan, buah kurma biasanya membanjiri toko-toko ritel dan pasar-pasar yang ada di Indonesia.
Rasanya yang manis serta nutrisinya yang tinggi menjadikannya pangan ideal bagi umat muslim yang ingin mengembalikan stamina setelah berpuasa seharian.
Namun, banyak yang belum mengetahui bahwa Israel menjadi salah satu pengekspor kurma kering segar terbesar di dunia.
Berdasarkan data Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada tahun 2017 Israel memproduksi 136.956 ton kurma dengan nilai ekspor USD 181,2 juta.
Bahkan, posisi Israel sebagai pengekspor kurma hanya tersaingi oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Irak, dan Iran.
Jenis kurma yang banyak dieskpor oleh Israel adalah kurma Medjool. Kurma jenis ini umumnya tumbuh di area Jordan Valley dan beberapa area di sisi selatan Israel.
American Muslim for Palestine sejak tahun 2011 lalu menyerukan gerakan boikot produk kurma dari Israel.
Menjelang bulan Ramadhan, beredar luas di media sosial nama-nama merek kurma yang disebut merupakan produk Israel atau perusahaan yang berafiliasi dengan negara zionis tersebut.
Seruan boikot kurma dari Israel menggema di medsos, sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina yang dijajah Israel.
Berikut daftar merek dan retailer yang diserukan untuk diboikot karena terafiliasi dengan Israel.
1.Bomaja
2.Carmel Agrexco
3.Delilah
4.Desert Diamond
5.Hadiklaim
6.Jordan Plains
7.Jordan River
8.King Solomon
9.Paradise Dates
10.Rapunzel
11.Red Sea
12.Royal Treasure
13.Shams
14.Tamara
15. Mehadrin
16. Anna and Sara
17. Shah Co
18. Sincerely Nuts
19. Urban Platter
20. Star Dates
21. Food to Live
22. Navafresh
Demikian daftar merek kurma asal Israel yang wajib kita hindari, baik selama puasa Ramadhan maupun sebelum dan sesudahnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









