Jakarta

Iran Akan Anggap Musuh Bagi Negara yang Beri Bantuan Ruang Udara Pada Israel

Titania Isnaenin | 3 Oktober 2024, 22:52 WIB
Iran Akan Anggap Musuh Bagi Negara yang Beri Bantuan Ruang Udara Pada Israel

 

AKURAT JAKARTA - Kelanjutan agresi militer antara Israel dengan Iran kini masih berlanjut.

Otoritas Iran baru-baru ini menyatakan perang terhadap negara yang memberikan ruang udara kepada zionis Israel.

Dimana Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi akan menganggap negara pembantu Israel sebagai musuh.

Baca Juga: Ratusan Jamaah Pengajian di Desa Krecek Kediri Keracunan, Polisi Temukan Tumpukan Makanan Expired di Gudang Snack, Ada Indikasi Kesengajaan?

"Lebih dari 90 persen rudal kami berhasil mencapai target dan tidak dapat dicegat. Kami sudah memberi tahu perwakilan negara lain bahwa kami akan menganggap (musuh) siapa pun yang memberikan ruang udara mereka kepada Israel," kata Araghchi dilansir kantor berita Iran, SNN pada Kamis (3/10).

Meski begitu, Araghchi menyebut bahwa dengan demikian, Iran mengharapkan tidak ada negara yang memberikan akses seperti itu ke Israel agar tak terjadi permusuhan.

"Tetapi saya berharap tidak ada yang memberikan izin seperti itu," kata Araghchi lagi.

Baca Juga: Jamaah Pengajian di Desa Krecek Kabupaten Kediri Alami Keracunan Massal Akibat Konsumsi Makanan dan Minuman Kadaluarsa

Disisi lain, pada Senin (30/9) Israel telah mengumumkan adanya operasi militer darat yang terbatas di Lebanon Selatan.

Sementara itu Israel menyebut bahwa tak ada rencana untuk menduduki Lebanon secara permanen.

Sejak pekan lalu, Angkatan Udara Israel telah melakukan serangan besar-besaran terhadap Hizbullah.

Baca Juga: Israel Tak Akui Iron Dome Mereka Berhasil Ditembus Iran, Amerika Sebut Siap Kirim Bantuan Alat Tambahan Untuk Zionis

Bahkan serangan udara yang terarah juga dilakukan oleh Israel di Beirut, dan menewaskan komandan tertinggi Hizbullah, Hassan Nasrallah.

Tak hanya Hizbullah, pemimpin politik gerakan Palestina Hamas Ismail Haniyeh, dan komandan senior Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Abbas Nilforoushan tewas ditangan Israel.

Dimana Iran sangat menuntut pertanggung jawaban dari zionis atas kematian mereka.

Menanggapi pembunuhan tersebut, Iran mencoba melakukan tembakan balasan sebanyak 180 rudal ke wilayah Tel Aviv. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.