Jakarta

Black Box Pesawat Jatuh di Pemukiman Warga di Brasil Akhirnya Ditemukan, Penyebab Masih Diselidiki

Titania Isnaenin | 11 Agustus 2024, 12:07 WIB
Black Box Pesawat Jatuh di Pemukiman Warga di Brasil Akhirnya Ditemukan, Penyebab Masih Diselidiki

AKURAT JAKARTA - Peristiwa pesawat jatuh di pemukiman warga di negara bagian Sao Paulo Brasil pada Sabtu (10/8) setidaknya menewaskan 61 orang.

Pesawat yang berangkat dari Cascavel di negara bagian selatan Parana menuju Bandara Guarulhos di kota Sao Paulo terjatuh pada Kota Vinhedo.

Pesawat yang membawa 57 penumpang dan empat awak itu berputar secara vertikal hingga akhirnya terjatuh.

Baca Juga: Nurul Akmal Jadi Atlet Terakhir yang Berlaga di Olimpiade Paris 2024, Harapan Medali Bagi Indonesia

Sampai saat ini, penyebab jatuhnya pesawat itu belum diketahui pasti.

Namun black box pesawat berhasil diambil, dan produsen Prancis-Italia serta ATR akan bekerja sama dalam penyelidikan untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut. 

Menurut situs pelacakan Flightradar24, pesawat meninggalkan Cascavel pukul 11.56 waktu setempat (14.56 GMT).

Baca Juga: Indonesia Bawa Dua Medali Emas di Olimpiade Paris 2024, Netizen Malah Waswas Soal Bea Cukai

Kemudian sinyal terakhir yang diterima dari pesawat sekitar satu setengah jam kemudian.

Pihak pejabat maskapai juga mengaku jika kondisi pesawat mereka dalam keadaan baik serta telah memperoleh sertifikat registrasi dan laik terbang.

"Dalam kondisi operasi yang baik, dengan sertifikat registrasi dan kelaikan udara yang sah," ujar badan penerbangan sipil Brasil.

Baca Juga: Heboh Saka Tatal Jalani Sumpah Pocong, Bagaimana Hukum Islam Memandangnya?

Bahkan, ia menambahkan jika keempat awak pesawat mempunyai lisensi dan kualifikasi yang sah.

Adapun fenomena pesawat jatuh di area pemukiman tersebut tidak ada warga yang terluka.

Namun satu rumah disebut rusak di kompleks kondominium lantaran terkena efek ledakan dan puing-puing pesawat yang berhamburan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.