Jakarta

Ibu Tiri Siksa Bocah 6 Tahun Hingga Tewas, Sempat Lapor Polisi Bareng Ayah Kandungnya Untuk Tutupi Jejak

Titania Isnaenin | 24 Agustus 2024, 22:45 WIB
Ibu Tiri Siksa Bocah 6 Tahun Hingga Tewas, Sempat Lapor Polisi Bareng Ayah Kandungnya Untuk Tutupi Jejak

AKURAT JAKARTA - Kronologi kematian AN alias Ahmad Nizam kini terbongkar.

Bocah 6 tahun asal Pontianak itu dibunuh ibu tirinya dengan dikuncikan hingga tewas.

Adapun saat kejadian, anak tirinya itu sengaja dihujan-hujankan dan tak diberi makan sampai pagi harinya.

Saat mengetahui tak ada suara dari AN, pelaku berinsiatif untuk membuka pintu untuk memasukkan korban ke dalam rumah.

Ia berniat untuk membersihkan dan memandikan korban.

Itupun korban masih dalam kondisi bernyawa namun dengan keadannya yang sangat lemas.

Baca Juga: Keji, Bocah 6 Tahun Tewas Disiksa Ibu Tiri, Dikuncikan Dibelakang Rumah dan Tak Diberi Makan

Korban kemudian berjalan lambat dan membuat pelaku kesal hingga kemudian mendorong anak tirinya kebawah dan membuat kepalanya terbentur ke lantai.

Usai jatuh, AN diketahui langsung tak sadarkan diri.

Bukannya membawa ke rumah sakit, ibu tiri korban justru seret jasad AN ke belakang rumah.

Dan membungkusnya dengan karung serta plastik hitam.

Baca Juga: Kaesang Pangarep Batal Maju Pilkada 2024, PSI: Kami Taat Konstitusi

Adapun menurut keterangan Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Petit Wijaya menyebut pelaku sempat melapor bersama ayah kandung korban atas kehilangan anak.

Baca Juga: Erina Gudono Babymoon ke Amerika Pakai Pesawat Pribadi? Ternyata Segini Harga Sewanya Sekali Naik, Fantastis !

Namun, pelaku mengatakan bahwa AN dibawa oleh sosok tak dikenal yang mengaku orang suruhan ibu kandungnya untuk dibawa jalan-jalan.

"Dibilang katanya anak itu katanya ada yang membawa pergi"

Baca Juga: Pesawat Gulfstream yang Ditumpangi Erina dan Kaesang Ke AS, Terpantau Sering Parkir di Solo

Polisi lantas mengungkap motif pelaku tega menghabisi nyawa korban.

Karena cemburu terhadap ayah korban yang tidak perhatian kepada pelaku saat hamil. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.