Glodok Plaza Belum Penuhi Syarat Keselamatan Kebakaran Sejak 2023, Dinas Gulkarmat Sebut 4 Hal Ini Jadi Catatan

AKURAT JAKARTA - Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, Glodok Plaza sudah dinyatakan tidak memenuhi syarat keselamatan kebakaran sejak 2023.
"Nah untuk kasus Plaza Glodok ini, itu memang pada tahun 2023 itu sudah kita nyatakan belum memenuhi persyaratan keselamatan kebakaran," ujar Satriadi di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025).
Ia pun menjelaskan, terdapat empat keselamatan kebakaran yang jadi perhatian dalam kebakaran di Glodok Plaza, Jakarta Barat.
Baca Juga: Prediksi Skor Club Brugge vs Juventus di UCL 22 Januari 2025: Duel Seru di Jan Breydel
"Jadi memang untuk Glodok Plaza sendiri terkait dengan proteksi kebakaran, jadi saya ingin informasikan ada empat hal yang diperiksa terkait dengan keselamatan kebakaran di gedung,"
Satriadi mengatakan, hal pertama yang harus diperhatikan yaitu terkait dengan akses masuk dari petugas pemadam kebakaran, apakah memudahkan petugas atau tidak.
"Pertama terkait dengan akses masuk sebagai petugas pemadam kebakaran tersedia atau tidak. Jalannya masuk ke dalam area itu bisa terjangkau atau tidak," ujarnya.
Kemudian, yang kedua, ia menjelaskan apakah proteksi kebakaran aktif pasifnya berfungsi atau tidak, seperti sprinkle, smoke detector, dan lainnya.
"Kemudian yang ketiga adalah alat evakuasi penyelamatan, seperti tangga penyelamatan harus ada dua," tuturnya.
Terakhir, yang keempat adalah Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) yang mengatur tindakan apa pada saat terjadinya kebakaran di lokasi tersebut.
Ia juga mengatakan, terdapat beberapa catatan lain pada saat itu, seperti terjadi lambatnya pelaporan informasi kebakaran yang diterima oleh petugas pemadam kebakaran pada saat terjadi itu.
Kemudian, kata Satriadi, proteksi kebakaran di dalam gedung memang tidak berfungsi secara optimal. Jadi belum tentu pada saat pihaknya periksa, pada saat itu baik.
"Kembali lagi menjadi tanggung jawab para pengelola dan pemilik untuk perawatan terkait dengan proteksi kebakarannya. Jadi kalau misalkan satu bulan kemudian tidak berfungsi, itu pasti akan menjadi kendala," ujarnya.
"Nah kemudian lambatnya blueprint pada saat itu.
Kami minta blueprint dari gambar tersebut, tapi kami lambat untuk mendapatkan terkait dengan operasi malam itu," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih





