Jakarta

Heboh! Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung, Diduga Satwa yang Kabur

Titania Isnaenin | 6 Oktober 2025, 22:04 WIB
Heboh! Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung, Diduga Satwa yang Kabur

 

AKURAT JAKARTA - Pemandangan tak terduga mengejutkan tamu dan staf di Hotel Anugerah, Kota Bandung, pada Senin (6/10) pagi.

Seekor macan tutul terlihat berkeliaran di lantai dua hotel hingga memicu respons darurat dari tim gabungan BKSDA dan kepolisian.

Macan yang diduga merupakan satwa yang kabur dari Lembang Park and Zoo sebulan lalu itu saat kejadian nampak santai di depan salah satu kamar tamu.

Baca Juga: BPBD Bantah Kebakaran di Tol Ciperna Akibat Meteor Jatuh

Kapolsek Sukasari, Kompol Ni Wayan Mirasni, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan keberadaan satwa liar tersebut dari pihak hotel sekitar pukul 07.00 WIB.

Tim gabungan, yang terdiri dari kepolisian, BKSDA, dan petugas kebun binatang, lantas diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Adapun proses melumpuhkan macan tutul juga dilakukan dengan sangat hati-hati.

Baca Juga: BRIN Pastikan Dentuman dan Bola Api di Cirebon Berasal dari Meteor Besar

Petugas menggunakan jaring untuk membatasi dan mempersempit ruang gerak hewan buas tersebut sebelum melakukan pembiusan.

​"Tim gabungan langsung melakukan upaya pembiusan untuk melumpuhkan hewan tersebut dengan menyiapkan jaring untuk mempersempit ruang gerak macan tutul," jelasnya.

​Hingga sekitar pukul 10.00 WIB, upaya tim membuahkan hasil.

Macan tutul tersebut berhasil dilumpuhkan dan dievakuasi ke dalam kandang besi dan membawanya turun ke lantai bawah hotel untuk proses penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Hadiri Haul Ke-64 Syekh Abdul Qodir Jailani di Ponpes Al-Istiqlaliyah Cilongok, Bupati Tangerang Diberi Mahkota Raja Sunda Binokasih Sumedang Larang

Adapun terkait asal usul macan tutul tersebut, pihak kepolisian masih menelusuri dugaan kuat bahwa satwa itu merupakan macan yang sebelumnya kabur dari kandang karantina Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat.

​"Dugaannya yang waktu itu kabur, tapi masih perlu dilakukan identifikasi lebih lanjut," tegas Ni Wayan Mirasni.

​Saat ini, macan tutul tersebut telah berada dalam pengawasan BKSDA dan tim ahli dari kebun binatang untuk identifikasi pasti dan pemeriksaan kondisi kesehatan sebelum diputuskan langkah konservasi selanjutnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.