Jakarta

Bukan dari Sekolah Elite, Tiga Siswa Sekolah Rakyat Juara Olimpiade Bahasa Asing

Anggerhana Denni Rahmawati | 27 Oktober 2026, 07:30 WIB
Bukan dari Sekolah Elite, Tiga Siswa Sekolah Rakyat Juara Olimpiade Bahasa Asing
Menang olimpiade bahasa asing, tiga siswa Sekolah Rakyat tunjukkan potensi yang tak boleh diremehkan. - @pusdiklatbangprof.official

AKURAT JAKARTA - Prestasi akademik kerap dikaitkan dengan fasilitas belajar, akses pendidikan, dan dukungan ekonomi keluarga.

Namun, tiga siswa Sekolah Rakyat menunjukkan bahwa latar belakang sosial ekonomi bukan penentu mutlak keberhasilan.

Mereka berhasil meraih juara pertama dalam Olimpiade Bahasa Asing 2026 tingkat nasional.

Ketiganya memenangkan kategori berbeda, yakni Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Mandarin.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa dari berbagai latar belakang memiliki potensi untuk bersaing ketika mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan mereka.

Tiga Siswa, Tiga Bahasa, Satu Pencapaian

Tiga peraih juara pertama tersebut adalah Misfan Nazril Faturrahman dari SRMA 13 Bekasi yang memenangkan kategori Bahasa Inggris, Andi Zahra Syahwah dari SRT 1 Jakarta Pusat pada kategori Bahasa Arab, serta Siti Safarahayu dari SRMA 31 Pekanbaru sebagai juara Bahasa Mandarin.

Pengumuman pemenang dilakukan dalam malam puncak Awarding Night di Yogyakarta pada 23 Oktober 2026.

Mereka berhasil melewati persaingan yang melibatkan pelajar dari 196 lokasi Sekolah Rakyat Menengah Atas di seluruh Indonesia.

Kemenangan ini bukan sekadar pencapaian individu.

Baca Juga: Hampir Dua Bulan Belajar dari Rumah, Siswa Palangka Raya Menanti Kabut Asap Berakhir

Prestasi mereka juga memperlihatkan bahwa kemampuan berbahasa asing dapat tumbuh di lingkungan pendidikan yang beragam, bukan hanya di sekolah dengan fasilitas atau reputasi akademik yang sudah dikenal luas.

Perjalanan Menuju Juara Tidak Instan

Gelar juara tersebut diraih melalui rangkaian kompetisi yang berlangsung selama beberapa tahap.

Para peserta terlebih dahulu mengikuti semifinal di Cibinong pada 25 September 2026, kemudian melanjutkan persaingan di babak final pada 14 Oktober 2026.

Penilaian tidak hanya mengandalkan hafalan kosakata.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.