Jakarta

Lolos Seleksi Ketat, Empat Siswi Sekolah Rakyat Unjuk Bakat di Gandrung Sewu 2026

Anggerhana Denni Rahmawati | 27 Oktober 2026, 08:30 WIB
Lolos Seleksi Ketat, Empat Siswi Sekolah Rakyat Unjuk Bakat di Gandrung Sewu 2026
Gandrung Sewu jadi panggung pembuktian empat isswi Sekolah Rakyat Banyuwangi. - banyuwangikab.go.id

AKURAT JAKARTA - Kemegahan Festival Gandrung Sewu 2026 bukan hanya tentang ribuan penari, tata cahaya, dan pertunjukan spektakuler di tepi Selat Bali.

Di antara para penampil, empat siswi Sekolah Rakyat Banyuwangi mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan mereka setelah berhasil lolos seleksi ketat.

Keikutsertaan mereka menjadi bukti bahwa panggung seni dapat membuka ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun kepercayaan diri.

Asal sekolah bukan alasan untuk membatasi mimpi, selama ada kesempatan untuk belajar dan berani bersaing.

Empat Siswi Lolos Seleksi Ketat

Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD dan SMP, Winarno, mengatakan empat siswi berhasil terpilih dari banyak peserta yang mengikuti ekstrakurikuler tari.

Mereka adalah Nurul Hikmah Rania Safitri kelas XII, Ervina Dwi Nanda kelas XI, Mariyani Astuti kelas XI, dan Fenita Berlian kelas VIII.

"Saya atas nama keluarga besar Sekolah Rakyat Kabupaten Banyuwangi bangga kepada anak didik kami, dari sekian banyak yang ikut ekstrakurikuler tari ada 4 anak yang terpilih melalui seleksi ketat," ujarnya.

Bagi para siswi tersebut, terpilih tampil dalam festival berskala besar bukan sekadar kesempatan menari.

Mereka juga mendapat pengalaman menghadapi panggung yang melibatkan banyak penampil dan disaksikan masyarakat serta wisatawan.

Baca Juga: Hampir Dua Bulan Belajar dari Rumah, Siswa Palangka Raya Menanti Kabut Asap Berakhir

Pengalaman seperti ini dapat menjadi bekal untuk mengasah keterampilan, melatih kedisiplinan, dan membiasakan diri tampil di hadapan publik.

Sekolah Mendorong Siswa Berani Bersaing

Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SMA, Chitra Arti Maharani, menilai partisipasi dalam Festival Gandrung Sewu menjadi kesempatan untuk mengembangkan talenta siswa, khususnya di bidang seni tari.

Ia juga ingin para siswa berani menunjukkan kemampuan mereka di luar lingkungan sekolah.

"Yang pertama kami ingin mengambil peran sebagai masyarakat Banyuwangi. Kemudian juga untuk mengembangkan talenta anak-anak kami yang berbakat di bidang seni, khususnya tari," ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.