Jakarta

Teka-teki Penyebab Kematian Pegawai PPPK RSPAU Terungkap, Ternyata Dibunuh Teman yang Baru Sebulan Dia Kenal

M Rahman Akurat | 13 Februari 2026, 06:10 WIB
Teka-teki Penyebab Kematian Pegawai PPPK RSPAU Terungkap, Ternyata Dibunuh Teman yang Baru Sebulan Dia Kenal

AKURAT JAKARTA - Teka teki kematian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) RSPAU berinisial NHW (33) yang ditemukan tewas mengenaskan di kontrakannya di Jatiwaringin, Pondok Gede, kini mulai terungkap.

Korban ternyata dibunuh temannya yang baru satu bulan dikenalnya. Polisi kini telah mengamankan dua orang terduga pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menyebutkan bahwa dua pelaku nekat membunuh korban demi menguasai barang miliknya.

Baca Juga: Dukung Perkembangan Olahraga Jakarta, Bank Jakarta Resmi Jadi Sponsor Pelita Jaya untuk IBL 2026

“Sementara ini motifnya ingin menguasai barang korban,” tegas Iman saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Iman juga mengungkapkan bahwa korban diduga sudah meninggal tiga hari sebelum jasadnya ditemukan. “Korban diperkirakan meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan,” ungkap Iman.

Dietahui, jasad NHW pertama kali ditemukan rekan kerjanya, SR, pada Rabu (4/2/2026) pagi.

SR curiga lantaran korban tak masuk kerja beberapa hari dan ponselnya tak aktif. Karena khawatir, ia mendatangi kontrakan korban.

Bersama pemilik kontrakan, SR membuka kamar menggunakan kunci cadangan. Saat pintu terbuka, korban sudah tergeletak tak bernyawa di dalam kamar.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Virus Nipah di Jakarta, Legislator Golkar Basri Baco Minta Pemprov Masifkan Kampanye Digital

Polisi juga mengungkap fakta lain. Setelah membunuh korban, pelaku membawa kabur sejumlah barang milik NHW. Namun penyidik belum membeberkan detail barang yang dibawa kabur pelaku.

“Kedua pelaku mengambil beberapa barang milik korban,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, di tempat yang sama.

Ironisnya, pelaku diketahui baru mengenal korban sekitar satu bulan lalu. Tak disangka, hubungan singkat itu berujung maut.

Meski motif sementara mengarah pada perampasan, polisi masih mendalami kemungkinan lain. “Motif bisa berkembang. Kami belum menyimpulkan secara final sebelum penyidikan tuntas,” tegas Budi.

Kini, dua pelaku sudah meringkuk di sel tahanan Polda Metro Jaya. Penyidik terus memburu bukti tambahan untuk menjerat keduanya dengan pasal berlapis.

Baca Juga: Lebih Keren Dari Suzuki Carry Minivan 2026, Inilah Daihatsu Espass 2026 Dengan Tampilan Baru yang Mewah dan Premium Mirip Alphard

Polda Metro Jaya memastikan proses hukum berjalan tegas dan transparan. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh spekulasi liar selama proses penyidikan berlangsung. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.