Jakarta

Rapi Pakai Batik dan Lanyard, Maling Elit Betaksi Bobol Hotel Bintang Lima di Jakarta

Yusuf Doank | 12 Februari 2026, 20:57 WIB
Rapi Pakai Batik dan Lanyard, Maling Elit Betaksi Bobol Hotel Bintang Lima di Jakarta

 

AKURAT JAKARTA — Aksi nekat pria di sebuah hotel bintang lima kawasan Jakarta Pusat, berpenampilan perlente dengan baju batik, kacamata, dan kalung lanyard di leher.

Pria tersebut diduga kuat merupakan pelaku pencurian tas berisi laptop dan ponsel milik seorang peserta rapat.

Kejadian yang menimpa peserta kegiatan Kementerian Perhubungan ini terjadi pada Selasa (10/2/2026).

Baca Juga: Dukung Perkembangan Olahraga Jakarta, Bank Jakarta Resmi Jadi Sponsor Pelita Jaya untuk IBL 2026

Dalam rekaman yang viral, pelaku terlihat sangat tenang. Ia masuk melalui pintu lobi utama dan bahkan sempat disambut ramah oleh bell boy hotel yang membukakan pintu untuknya.

Gerak-gerik pelaku terbilang sangat rapi. Setelah berhasil masuk ke area lantai 2, ia terlihat mondar-mandir di depan ruang rapat sembari berpura-pura sedang melakukan panggilan telepon.

Saat situasi dirasa aman, pelaku masuk ke dalam ballroom dan keluar dengan menggendong tas ransel hitam yang sebelumnya bukan miliknya.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Virus Nipah di Jakarta, Legislator Golkar Basri Baco Minta Pemprov Masifkan Kampanye Digital

Korban baru menyadari kehilangan barang berharganya sekitar pukul 12.50 WIB, sesaat setelah jam istirahat makan siang berakhir. Tas yang diletakkan di meja kerja ruang rapat tersebut raib tanpa jejak.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dari korban dan sedang melakukan penyelidikan intensif berdasarkan bukti rekaman CCTV.

"Kami sudah menerima laporan dan masih menyelidiki kasus tersebut. Identitas pelaku sedang kami telusuri melalui rekaman kamera pengawas yang ada," ujar Roby, Kamis (12/2/2026).

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi pengelola hotel dan penyelenggara acara untuk memperketat pengamanan di area ruang rapat.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap orang asing yang berpenampilan rapi karena modus "penyusup" dengan seragam atau tanda pengenal palsu kian marak terjadi di area publik yang prestisius. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y