Kebakaran Landa Apartemen Mediterania, Asap Tebal Sempat Picu Kepanikan Penghuni

AKURAT JAKARTA – Peristiwa kebakaran melanda Apartemen Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026) sore.
Insiden ini sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan penghuni setelah asap pekat dilaporkan membumbung tinggi hingga menjangkau lantai 35 bangunan tersebut.
Berdasarkan laporan awal, asap tebal mulai terlihat menyelimuti lorong-lorong apartemen, memaksa para penghuni berhamburan keluar melalui tangga darurat untuk menyelamatkan diri.
Baca Juga: Satgas Haji Polri Bongkar Praktik Haji Ilegal Bermodus Visa Kerja
Meski titik api tidak terlihat di lantai atas, pekatnya asap yang merambat naik menyebabkan jarak pandang terbatas dan kekhawatiran akan adanya korban terjebak.
Pihak pemadam kebakaran menduga api berasal dari kegagalan fungsi arus listrik. "Peristiwa ini diduga berawal dari korsleting listrik pada panel kabel di area basement gedung," kata salah satu petugas di lokasi kejadian.
Meskipun titik api utama berada di lantai bawah, konstruksi saluran udara (ducting) menyebabkan asap tebal menyebar dengan sangat cepat ke berbagai lantai di atasnya.
Kondisi ini yang kemudian memicu alarm kebakaran dan kepanikan massal di gedung vertikal tersebut.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat segera menerjunkan sejumlah armada ke lokasi guna melakukan proses pemadaman sekaligus evakuasi terhadap penghuni yang masih berada di dalam gedung.
Petugas juga melakukan penyisiran di setiap lantai untuk memastikan tidak ada warga yang mengalami sesak napas akibat paparan asap pekat.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan di area basement dan berupaya membuang sisa asap dari dalam gedung menggunakan smoke removal.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan akibat kerusakan pada sistem kelistrikan gedung.
Pihak pengelola apartemen dan kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti korsleting tersebut, sekaligus mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan berkala terhadap instalasi kabel di bangunan bertingkat.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





