Viral Satpam Bundaran HI Diancam Usai Tegur Sopir Alphard Terobos Lampu Merah Zebra Cross, Gubernur Pramono Pasang Badan

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial seorang satpam yang mendapat intimidasi usai menegur pengemudi Toyota Alphard yang diduga merupakan aparat setelah mobil tersebut diduga menerobos lampu merah penyeberangan atau zebra cross di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Rabu (22/7/2026).
Rekaman CCTV memperlihatkan mobil tetap menancap gas saat lampu penyeberangan sudah menyala merah, ketika kendaraan lain telah berhenti dan pejalan kaki mulai menyeberang dari kedua arah.
Seorang satpam yang hendak menyeberang kemudian menegur Toyota Alphard tersebut. Namun ternyata sopir Alphard tersebut tak terima dengan teguran dari satpam, hingga menghentikan mobilnva di dekat zebra cross.
Baca Juga: Fenomena Embun Upas Diprediksi Lebih Sering Muncul, BMKG Bagikan Tips untuk Wisatawan
Dalam video lain, satpam itu terlihat dihampiri dua pria berbaju batik dan kemudian digiring ke pos polisi.
Dalam video klarifikasi, sang satpam mengatakan dirinya diancam akan dilaporkan ke vendor tempatnva bekeria agar dipecat. Merasa terpojok, ia kemudian menangis, bersujud, dan meminta maaf.
Polisi menvatakan kedua belah pihak telah dimediasi dan sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Menanggapi peristiwa itu, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta agar satpam tersebut tidak diberhentikan dari pekerjaannya.
Menurutnya, hasil pemeriksaan rekaman CCTV milik Pemprov DKI menunjukkan satpam tersebut telah menjalankan tugasnya dengan baik.
"Kebetulan saya menonton secara berkali-kali satpam yang ada di depan dekat dengan penyeberangan Pullman ke Grand Hyatt. Dan dari data CCTV yang juga kita miliki sebenarnya lebih lengkap dari apa yang viral tadi," kata Pramono.
Baca Juga: Rayakan Hari Anak Nasional, Ancol Buka Kesempatan Anak Rekreasi Gratis Selama Empat Hari
Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, Pramono menyebut kendaraan Toyota Alphard itulah yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
"Yang pertama adalah untuk nasibnya satpam, saya akan meminta untuk tidak dipecat atau diberhentikan. Bahkan yang bersangkutan sebenarnya malah menjalankan tugas dengan baik sekali. Dan terlihat bahwa mobil Alphard itulah yang kemudian melanggar," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







