Jakarta

Kecelakaan Maut Malam Tahun Baru, 2 Remaja Tewas di TKP Usai Motor Adu Banteng

Ainun Kusumaningrum | 2 Januari 2024, 08:27 WIB
Kecelakaan Maut Malam Tahun Baru, 2 Remaja Tewas di TKP Usai Motor Adu Banteng

AKURAT JAKARTA - Kecelakaan maut di Pacitan Jawa Timur saat pergantian tahun baru, menyebabkan dua remaja tewas usai motor adu banteng. 

Tepatnya kecelakaan terjadi di Jalan Raya Pacitan - Solo KM 30 Atau di depan SPBU Punung, Kecamatan Punung, Senin (1/1/2024) pukul 03.23 WIB.

Dua korban tewas adalah Gohan Grexa Defreeya (16) dan Wahyono Yulianto (15), warga Punung Pacitan.

Baca Juga: Konser Lucy di Balai Sarbini Jakarta 6 Januari 2024, Cek Harga Tiketnya di Sini

Keduanya adalah pengendara Suzuki Satria tanpa plat warna hitam dan Yamaha Vega R tanpa plat warna hitam.

Kronologi kecelakaan berawal saat pengendara Suzuki Satria diduga kurang fokus saat berkendara.

Sehingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak Yamaha Vega R yang melaju dari arah berlawanan.

Baca Juga: 500 Ribu Pengunjung Padati Monas di Malam Pergantian Tahun Baru 2024

Akibatnya adu banteng dua motor terjadi dan mengakibatkan korban tewas.

Kasat Lantas Polres Pacitan AKP Nur Rosid kepada wartawan membenarkan kecelakaan tersebut.

Tips Aman Berkendara di Jalan

Pertama, waspada saat di lampu lalu lintas. Saat Anda dihadapkan pada lampu lalu lintas, perhatikan saja lampu yang ada di hadapan.

Saat sudah menyala hijau baru berjalan, tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Kedua, waspada saat melintas di dekat mobil. bisa saja pengemudi berhenti atau berbelok tiba-tiba, dan atau penumpang membuka pintu.

Usahakan saat melintas di dekat mobil, Anda berada pada jangkauan penglihatan kaca spion sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan kita.

Ketiga, waspada saat melintas didekat mobil yang berhenti. Anda tidak tahu apa yang ada di depan mobil.

Bisa saja ada orang yang akan menyeberang atau lainnya. Perlambat kendaraan dan pastikan jalan dalam kondisi aman.

Keempat, waspada saat berkendara disamping mobil di sisi dalam tikungan. Ketika mobil berbelok di tikungan, sisi belakang mobil cenderung semakin rapat ke sisi dalam.

Sebab, perbedaan radius putar antara ban depan dan belakang, sehingga tidak aman bagi motor untuk berada disi dalam tikungan saat mobil menikung.

Kelima, jangan mendahului mobil yang tidak aman. Seperti di tikungan, puncak tanjakan, terowongan tanpa pembatas jalur, dekat persimpangan jalan, dan dalam kompleks perumahan atau dekat sekolah.

Keenam, waspada saat melintas diantara mobil dalam antrean. Bunyikan klakson bila siang hari dan nyalakan lampu jauh bila malam hari sesering mungkin.

Itu untuk memberikan perhatian dan jangkauan penglihatan kaca spion bagi kedua jalur mobil yang Amda lintasi sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan Anda. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.