Luruskan Informasi Liar, Zaki Iskandar Sebut PSN dan PIK 2 Merupakan Dua Proyek Berbeda

AKURAT JAKARTA – Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Ahmed Zaki Iskandar meluruskan persepsi dan informasi terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) Tropical Coastland.
Diketahui lokasi proyek PSN Tropical Coastland bersebelahan dengan PIK 2.
Zaki Iskandar menerangkan, pemerintah melalui Permenko Nomor 6 tahun 2024 telah menetapkan 223 Proyek Strategis Nasional.
Baca Juga: Persita Menang 2-1 Lawan PSIS, Bang Zaki: Tetap Fokus, Perjalanan Masih Panjang
Dari 223 PSN tersebut sebanyak 49 langsung dikelola oleh hasil investasi swasta dengan tidak mengandalkan bantuan anggaran pendapatan belanja negara (APBN).
Kemudian pada 24 Maret 2024, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kembali menetapkan 14 PSN baru di berbagai sektor.
Antara lain 8 kawasan industri, 2 kawasan pariwisata, 2 jalan tol, 1 kawasan pendidikan, riset, dan teknologi kesehatan, serta 1 proyek Migas lepas pantai.
Baca Juga: Bang Zaki Ulang Tahun ke 51 Hari Ini, Doa dan Ucapan Selamat: Terus Bawa Garuda Muda Makin Sukses!
Dari 14 PSN baru tersebut salah satu di antaranya berada bersebelahan dengan kawasan PIK 2, yakni pengembangan Green Area dan Eco-City yang dinamai Tropical Coastland.
“Artinya persepsi bahwa seluruh PIK 2 sebagai PSN kurang tepat. Karena, kawasan PSN yang dimaksud Pemerintah hanya sebagian kecil saja bersebelahan dengan kawasan pengembangan PIK2,” kata Bang Zaki, sapaan Ahmed Zaki Iskandar.
Menurut Zaki, Pengembangan Green Area dan Eco-City sebagai PSN pemerintah menggunakan lahan seluas 1.756 hektar dari total luas lahan PIK 2 sebesar lebih kurang 30.000 hektar.
Luasan hutan lindung mangrove tersebut kini telah menyusut menjadi hanya sekitar 91 hektare akibat abrasi dan perubahan fungsi lahan, dengan dijadikan sebagai lahan PSN diharapkan dapat melakukan revitalisasi seluas 515 hektare.
“Jadi PSN bukan merusak hutan mangrove yang ada. Tetapi merevitalisasi dan menambah yang sebelumnya 91 hektare menjadi 515 hektare,” bebernya.
Zaki menjelaskan bahwa Pembiayaan Tropical Coastland juga tak menggunakan APBN, melainkan diperoleh dari dana non APBN, seperti investor swasta.
Tercatat, Tropical Coastland sudah memperoleh investasi Rp65 triliun. Diharapkan, pembangunan proyek ini juga akan memberikan efek ganda ke kehidupan ekonomi dan sosial di sekitar kawasan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 8Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih







