Jakarta

Kapan Waktu Terakhir Beli Token Listrik Diskon 50 Persen? Hari Ini atau 28 Besok

Ainun Kusumaningrum | 27 Februari 2025, 20:54 WIB
Kapan Waktu Terakhir Beli Token Listrik Diskon 50 Persen? Hari Ini atau 28 Besok

AKURAT JAKARTA - Kapan sebenarnya waktu terakhir beli token listrik diskon 50 persen, apakah tanggal 27 atau 28 Februari 2025?

Masyarakat masih banyak yang bertanya kapan waktu terakhir beli token listrik diskon 50 persen untuk memanfaatkan moment terakhir.

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan bahwa diskon tarif listrik 50 persen diberikan pada Januari sampai Februari 2025.

Baca Juga: Cara Beli Token Listrik PLN Diskon 50% 2025, Bisa Untuk Pengguna Listrik hingga Daya 2200 VA

Artinya, diskon tarif listrik 50 persen tidak akan diperpanjang pada bulan selanjutnya atau Maret 2025.

Dilansir dari akun resmi Instagram PLN, @pln_id pelanggan prabayar dan pascabayar bisa menikmati tarif diskon sepanjang periode yang sudah ditetapkan.

Jadi ini jawaban yang bertanya-tanya, kapan waktu terakhir pembelian token listrik diskon 50 persen?

Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Pemerintah Bakal Kasih Diskon 50 Persen Tarif Listrik Bulan Januari dan Februari 2025, Ini Syarat Penerimanya

Simak berikut adalah penjelasan PLN soal kapan waktu terakhir pembelian token listrik diskon 50 persen.

PLN menyebut promo token listrik diskon 50 persen berakhir hingga akhir Februari tanggal 28.

"Program ini berlaku selama Januari hingga Februari 2025.Promo berakhir hingga akhir Februari tanggal 28.

Agar semua makin mudah, ayo download aplikasi New PLN Mobile," tulis akun @pln123_official.

Baca Juga: Kebersihan Taman yang Dibuka 24 Jam, Petugas Dinas LH Bakal Beroperasi 24 Jam dengan Dibagi 3 Shift

Dengan ini, batas pembelian token listrik diskon 50 persen akan berakhir pada Jumat, 28 Februari 2025.

Setelah itu, masyarakat harus tahu harga token listrik pada Sabtu, 1 Maret 2025 kembali normal. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.