Jakarta

Langkah Strategis UI: Jalin Kemitraan dengan Kampus Top Dunia

Ainun Kusumaningrum | 4 November 2025, 18:04 WIB
Langkah Strategis UI: Jalin Kemitraan dengan Kampus Top Dunia

AKURAT JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Peking University, salah satu universitas terbaik di dunia yang kini menempati peringkat 14 besar versi QS World University Rankings.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah di Beijing, Senin (3/11).
‎
‎Langkah ini menjadi tindak lanjut komitmen UI untuk terus memperkuat jejaring akademik global, setelah sebelumnya berhasil menembus 200 besar dunia, tepatnya di posisi 189 QS Ranking.

Baca Juga: Usai Tinjau Tanggul Baswedan yang Jebol, Gubernur Pramono Siapkan Perbaikan dan Penanganan Jangka Panjang
‎
‎Heri menjelaskan, kerja sama dengan universitas papan atas Tiongkok tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya UI mengejar target 100 besar dunia. Ini sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia.
‎
‎“UI ingin menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui kolaborasi riset dan akademik yang strategis dengan universitas serta perusahaan-perusahaan Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia,” ujar alumnus Tohoku University itu melalui keterangan tertulisnya, Selasa (4/11).
‎
‎Dipaparkan Heri, kolaborasi UI dan Peking University menandai babak baru diplomasi pendidikan Indonesia di kancah global.

Baca Juga: Puncak Hujan Diprediksi Terjadi pada November hingga Februari 2026, Gubernur Pramono Siapkan 8 Strategi Utama Antisipasi Banjir
‎
‎"Kami ingin mewujudkan visi perguruan tinggi yang unggul, inklusif, dan berdaya saing internasional," tambahnya.
‎
‎Dalam lawatan tersebut, turut hadir perwakilan Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Administrasi, dan Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB). Masing-masing fakultas menandatangani perjanjian kerja sama spesifik, mencakup pertukaran pelajar, dosen, serta penelitian bersama.
‎
‎Sementara itu, Presiden Peking University, Gong Qihuang, menyambut baik kerja sama tersebut.  Gong mengundang mahasiswa terbaik dari UI untuk menempuh studi pascasarjana di kampusnya.
‎
‎Ia juga membuka peluang bagi dosen-dosen UI untuk menjadi pengajar tamu di berbagai program internasional.
‎
‎"Melalui program visiting professorship, dosen dari kedua universitas akan terlibat dalam riset bersama, publikasi ilmiah, serta pembimbingan mahasiswa lintas negara," beber dia.
‎
‎Hal serupa disampaikan Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok, Djauhari Oratmangun. Djauhari menyambut positif langkah strategis UI ini.
‎
‎Ia menilai kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok, akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.
‎
‎“Dengan nilai perdagangan Indonesia–Tiongkok yang kini lima kali lipat dari perdagangan dengan Amerika Serikat, kerja sama riset, pendidikan, dan kebudayaan harus semakin diperdalam,” ujarnya.(*)
‎

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.