Belum Ada Penetapan Tarif, Transjakarta Rute Bandara Masih Gratis

AKURAT.CO - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI sampai saat ini masih memberlakukan uji coba dan tarif nol rupiah untuk Transjakarta rute Kalideres - Bandara Soekarno Hatta.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut diberlakukan karena belum ada penetapan tarif.
"Uji coba, tetap. Iya, masih (nol rupiah), karena kita menunggu penetapan tarif," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (12/09).
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Kebagusan dan Wanita Cantik Asal Banten
Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih mengkaji terkait tarif tersebut di internal Pemprov DKI Jakarta.
Maka dari itu, kata Syafrin, pihaknya belum bisa mengirimkan surat terkait rute SH1 tersebut ke DPRD DKI Jakarta.
"(Tarif) Sedang kita proses, berproses di internal Pemprov," ujar Syafrin.
Baca Juga: Keras, Jokowi Minta Ada Terobosan dalam Tangani Kasus Penyalahgunaan Narkoba
"Iya (belum bersurat ke DPRD) karena memang kami sedang detailkan, setelah itu baru akan diusulkan," tambahkan.
Syafrin menuturkan, pihaknya akan mengusahakan agar surat tersebut bisa segera dikirimkan ke dewan.
"Kita harapkan dalam waktu tidak terlalu lama suratnya disampaikan ke dewan," tandas Syafrin.
Baca Juga: Truk Nyangkut Separator Transjakarta di Depan Lapas Cipinang
Sebelumnya, beberapa waktu lalu Syafrin mengatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) terkait rekomendasi tarif TransJakarta rute Kalideres - Soekarno Hatta.
"Kami juga sudah komunikasi dengan Dewan Transportasi Kota Jakarta terkait dengan rekomendasi tarif yang akan diberikan terhadap layanan ini. Hari ini sudah terbit rekomendasi DKTJ, yang diusulkan untuk tarif itu DKTJ mengusulkan itu 5000 rupiah," kata Syafrin, Selasa (01/08).
Dikatakan Syafrin, rekomendasi tarif ini akan dibahas oleh pihaknya di tingkat provinsi setelah menerima surat rekomendasi dari DTKJ.
Lanjut Syafrin, tarif Rp. 5.000 tersebut sudah disubsidi sebesar Rp. 7.000 oleh pemerintah.
"Tentu ada subsidi dengan besaran Rp. 5000, akan ada subsidi karena tarif keekonomiannya sekitar per Rp. 12.000," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








