Jakarta

Wabup Tangerang Tinjau Renovasi RTLH di Sukabakti Curug, Tekankan Pentingnya Hunian Sehat dan Fungsional

M Rahman Akurat | 20 Februari 2026, 19:28 WIB
Wabup Tangerang Tinjau Renovasi RTLH di Sukabakti Curug, Tekankan Pentingnya Hunian Sehat dan Fungsional

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan peninjauan langsung terhadap progres renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Sukabakti, Kecamatan Curug, pada Jumat (20/2/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mengentaskan kemiskinan melalui penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Wabup Intan menegaskan bahwa standar rumah layak huni tidak selalu identik dengan kemewahan.

Baca Juga: Rebung, Superfood Kaya Serat yang Baik untuk Jantung dan Cegah Risiko Kanker

Menurutnya, prioritas utama pembangunan adalah pada aspek fungsionalitas dan kesehatan lingkungan.

“Hunian yang layak itu tidak harus mewah, namun harus memenuhi aspek fungsional dan aspek kesehatan. Hal ini penting agar penghuninya merasa aman dan nyaman, yang pada akhirnya akan mendorong kemandirian keluarga,” ujar Wabup Intan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperkuat program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, salah satunya melalui program bedah rumah tak layak huni.

"Hunian yang layak itu harus memenuhi aspek fungsional dan kesehatan. Kalau rumahnya aman dan nyaman, insya Allah penghuninya juga lebih sehat dan tenang dan mampu mendorong penghuninya untuk meningkatkan standar hidup dan kesejahterannya," ungkap Wabup Intan.

Baca Juga: Belum Rilis Tapi Tampilan Modern All New Daihatsu Espass 2026 Sudah Memikat Banyak Pelaku Usaha, Kapan Rilis?

Wabup Intan menegaskan komitmen Pemkab Tangerang untuk meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, seperti pembangunan RTLH, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.

"Alhamdulillah, hari ini saya bisa meninjau langsung pembangunan RTLH milik Ibu Yana. Semoga pembangunannya segera bisa diselesaikan dan ditempati keluarga Ibu Yana," ujarnya

Wabup Intan juga memberikan motivasi untuk memanfaatkan hunian baru tersebut sebagai sarana meningkatkan ekonomi keluarga dan menawarkan bantuan modal usaha bagi Ibu Yana agar dapat berwirausaha dari rumah.

“Yang penting kalau sudah selesai dibangun harus dijaga. Nanti kalau rumahnya sudah bisa ditempati, bisa disambil ngewarung atau jualan makanan misal gado-gado. Nanti saya yang kasih modal buat tambah-tambah penghasilan sehari-hari, yang penting sekarang rumahnya beres dulu," tambahnya.

Baca Juga: Daging Olahan dan Risiko Kanker: Kenali Bahayanya, Ubah Pola Makan Keluarga

Selain meninjau progres renovasi RTLH, Wabup Intan juga melakukan dialog dengan  warga kelurahan Sukabakti.

Dalam dialog tersebut, Wabup Intan meminta warga agar memanfaatkan mobil siaga yang telah diserahkan kepada desa dan kelurahan, untuk pelayanan kedaruratan dan kepentingan seluruh masyarakat.

"Fasilitas ini dapat digunakan masyarakat untuk keperluan darurat atau layanan kesehatan. Manfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dengan berkoordinasi langsung melalui pihak kelurahan atau desa," tandasnya

Wabup Intan secara simbolis juga menyerahkan bantuan tambahan berupa kasur, kipas angin dan perlengkapan rumah tangga lainnya, serta paket sembako.

Baca Juga: Transjakarta Modifikasi Rute Layanan 4D, 6M, 9H, dan 11B Mulai 21 Februari, Simak Detail Perubahannya

Penerima manfaat, Ibu Yana, mengungkap rasa syukur dan terima kasih kepada Pemkab Tangerang atas bantuan program renovasi RTLH.

Ia mengungkapkan kondisi rumahnya dulu sangat memprihatinkan dan membuat kuatir seluruh anggota keluarganya

"Terima kasih banyak ya Bu atas bantuan renovasi rumahnya. Dulu saya kehujanan, kebocoran, kalau ada angin juga takut. Sekarang alhamdulillah kebantu banget," ucap Ibu Yana haru. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.