Dorong Ekonomi Daerah, Pemprov Papua dan BRI Perkuat Digitalisasi Sektor UMKM

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memperkuat kolaborasi dengan sektor perbankan untuk mengakselerasi transformasi ekonomi daerah.
Salah satu langkah strategis yang kini tengah dijajaki adalah kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam pengembangan sistem pembayaran digital dan perluasan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Regional CEO BRI, Fahmi Rahendas, mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Gubernur Papua merupakan momentum penting untuk menyelaraskan program kerja yang berdampak langsung pada masyarakat.
Baca Juga: PSSI Buka Suara Terkait Peluang Timnas Indonesia di Asian Games 2026
Meski kerja sama telah berjalan, pihaknya berupaya mengoptimalkan potensi yang belum tergarap secara maksimal.
“Pertemuan ini sekaligus silaturahmi untuk menyampaikan berbagai program kolaborasi dengan Pemprov Papua. Ke depan, kami ingin kerja sama ini jauh lebih optimal,” kata Fahmi.
Salah satu poin krusial dalam pembahasan tersebut adalah penerapan ekosistem pembayaran digital pada berbagai layanan publik. Fahmi menjelaskan, digitalisasi bukan sekadar modernisasi, melainkan instrumen untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia mencontohkan, digitalisasi dapat diterapkan pada sektor retribusi daerah, termasuk pengelolaan parkir dan layanan publik lainnya yang selama ini masih dikelola secara manual. Dengan sistem yang terintegrasi, potensi kebocoran anggaran dapat ditekan seminimal mungkin.
Selain aspek manajerial pemerintah, BRI berkomitmen memperluas dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro di Bumi Cenderawasih.
Sektor perikanan menjadi salah satu perhatian utama karena dinilai memiliki prospek industri dari hulu hingga hilir yang menjanjikan.
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyambut positif rencana sinergi ini. Ia menegaskan bahwa peran perbankan sangat vital sebagai katalisator pembangunan ekonomi, terutama dalam menyentuh sektor-sektor produktif yang dikelola oleh masyarakat lokal.
“Dukungan sektor perbankan sangat penting untuk memperkuat pembangunan ekonomi daerah, baik melalui digitalisasi layanan maupun pengembangan sektor-sektor produktif. Kami berharap sinergi ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua,” tegas Fakhiri.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



