Jakarta

Viral Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon: Mulutnya Dimasuki Rokok!

M Rahman Akurat | 7 Mei 2026, 17:59 WIB
Viral Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon: Mulutnya Dimasuki Rokok!
Tentara Israel memasukkan rokok ke patung Bunda Maria

AKURAT JAKARTA – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan tindakan kontroversial tentara Israel yang dinilai menghina keyakinan umat Kristen.

Sebuah foto yang menunjukkan seorang tentara melecehkan patung Bunda Maria di wilayah Lebanon Selatan viral dan memicu kecaman luas.

Dalam foto yang beredar sejak Rabu (6/5), tampak seorang tentara Israel merangkul patung Bunda Maria sambil memasukkan puntung rokok ke mulut patung suci tersebut.

Baca Juga: Polda Sumsel Ungkap Identitas 20 Korban Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki BBM di Musi Rawas, Berikut Nama-Namanya

Aksi provokatif ini menambah daftar panjang perilaku menyimpang personel militer Israel selama operasi mereka di Lebanon.

Respon Resmi Militer Israel

Menanggapi kemarahan publik, pihak militer Israel memberikan pernyataan resmi pada Kamis (7/5/2026).

Mereka mengklaim bahwa perilaku tersebut sangat serius dan tidak mencerminkan nilai-nilai institusi.

"Kami memandang insiden ini dengan sangat serius. Perilaku tentara tersebut sepenuhnya menyimpang dari nilai-nilai yang diharapkan dari personel kami," ujar pihak militer Israel seperti dikutip dari kantor berita AFP.

Pihak militer menambahkan bahwa berdasarkan tinjauan awal, foto tersebut diduga diambil beberapa minggu yang lalu.

Mereka berjanji akan melakukan penyelidikan mendalam dan memberikan sanksi tegas kepada pelaku sesuai dengan temuan di lapangan.

Baca Juga: Persija vs Persib Batal Main di GBK Isunya Karena Ada Acara GRIB Jaya di Senayan, Gubernur Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi!

Komitmen Terhadap Simbol Keagamaan

Meski insiden pelecehan simbol agama terus terjadi, militer Israel tetap menegaskan komitmen mereka untuk menghormati kebebasan beragama dan tempat suci.

"Kami menghormati kebebasan beragama dan beribadah, serta tempat-tempat suci dan simbol-simbol keagamaan dari semua komunitas. Kami tidak memiliki niat untuk merusak infrastruktur sipil, termasuk bangunan atau simbol keagamaan," lanjut pernyataan tersebut.

Bukan Insiden Pertama

Kasus penghinaan terhadap simbol Kristen ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh tentara Israel di Lebanon Selatan.

Pada akhir April lalu, dua tentara Israel juga sempat dijatuhi hukuman penahanan selama 30 hari dan dibebastugaskan dari unit tempur.

Baca Juga: Kawasan Jalan Rasuna Said Kuningan Bakal Jadi Lokasi Car Free Day Baru, Dimulai Akhir Pekan Ini

Hukuman tersebut diberikan setelah keduanya terbukti menghancurkan patung Yesus Kristus menggunakan palu godam di desa Debl, Lebanon Selatan.

Rentetan insiden ini memicu kekhawatiran global mengenai perlindungan terhadap situs-situs bersejarah dan simbol keagamaan di tengah konflik yang masih berlangsung. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.