Jakarta

MRT Jakarta Bakal Tembus Tangsel, Gubernur Pramono Ungkap Ini Syaratnya

Laode Akbar | 12 Oktober 2026, 17:29 WIB
MRT Jakarta Bakal Tembus Tangsel, Gubernur Pramono Ungkap Ini Syaratnya
Ilustrasi - MRT Jakarta (Jakarta Smart City)

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang perluasan jalur Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta hingga Tangerang Selatan, Banten.

Rencana tersebut berpotensi diwujudkan apabila pembangunan MRT lintas timur-barat berjalan lancar.

Pramono mengatakan, saat ini kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk pembangunan MRT lintas timur-barat telah memasuki tahap awal. Proses pembebasan lahan juga sudah dimulai dan tim pelaksana telah dibentuk.

"Jadi sekarang ini pada fase pertama kerja sama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah untuk MRT barat-timur itu sudah dimulai. Pembebasan lahan sudah dimulai, timnya sudah dibentuk," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (12/10/2026).

Baca Juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Kekeringan Kategori Awas pada Oktober 2026, Ini Daftar Wilayahnya

Menurut Pramono, salah satu tahapan penting yang perlu berjalan lancar adalah pembangunan depo MRT di Rorotan, Jakarta Utara.

Kelancaran tahapan tersebut menjadi salah satu faktor yang menentukan peluang pengembangan jalur MRT lebih jauh ke wilayah penyangga Jakarta.

"Kalau fase pertama kedua ini berjalan lancar termasuk nanti untuk depo yang ada di Rorotan berjalan lancar, maka kemungkinan untuk MRT timur-barat sampai dengan Tangerang, bahkan ada keinginan sampai dengan Tangerang Selatan, insyaallah akan bisa diwujudkan," ujarnya.

Pramono menilai, pengembangan transportasi publik lintas wilayah bukan hal yang mustahil.

Baca Juga: Pekerja Proyek Pukul Satpol PP Bakal Diproses Hukum, Gubernur Pramono: Petugas Tak Boleh Kalah dengan Premanisme

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu mencontohkan perkembangan layanan Transjabodetabek yang kini melayani perjalanan dari Jakarta menuju sejumlah wilayah di sekitarnya.

Menurutnya, layanan Transjabodetabek menunjukkan perkembangan jumlah penumpang yang melampaui perkiraan awal.

"Dan alhamdulillah Transjabodetabek juga bisa survive, bahkan sekarang yang ke Bogor setiap hari rata-rata 10.000, setiap hari. Padahal perencanaannya hanya 2.000," ungkapnya.

Meski demikian, Pramono belum memastikan jadwal maupun tahapan pembangunan MRT hingga Tangerang Selatan.

Diketahui, PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan pengembangan jaringan MRT Lin Timur-Barat untuk memperkuat konektivitas transportasi publik di kawasan Jabodetabek.

Jalur ini direncanakan menghubungkan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, hingga Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Baca Juga: Transjakarta Modifikasi Sejumlah Rute Mikrotrans Mulai 17 Oktober 2026, Ini Rinciannya!

Berdasarkan informasi yang disampaikan MRT Jakarta melalui akun Instagram resminya pada Jumat (9/10/2026), jalur MRT Lin Timur-Barat akan memiliki panjang sekitar 84 kilometer dengan total 48 stasiun. Pembangunan proyek tersebut akan dilakukan secara bertahap. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.