Jakarta

Ini Strategi Bupati Maesyal Rasyid Dongkrak Ekonomi Kreatif Tangerang, Dipaparkan di Rakornas ICCN 2026

M Rahman Akurat | 26 Oktober 2026, 06:34 WIB
Ini Strategi Bupati Maesyal Rasyid Dongkrak Ekonomi Kreatif Tangerang, Dipaparkan di Rakornas ICCN 2026
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid (kedua kiri) di Rakornas ICCN 2026 - (Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri ajang bergengsi Indonesia Creative Connect dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2026.

Acara tersebut berlangsung di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta Selatan, pada Minggu (25/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa sektor industri kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan krusial dalam memacu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang, bersanding dengan sektor perdagangan dan jasa.

Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus hadir memberikan penguatan serta pemberdayaan yang disesuaikan dengan karakteristik unik setiap wilayah.

Baca Juga: Hunter’s Moon Muncul 26 Oktober, Bukan Cuma Indah, Warga Pesisir Perlu Waspada

Pemetaan Potensi Ekonomi Kreatif Berbasis Wilayah

Mengingat luasnya geografis Kabupaten Tangerang, strategi pengembangan dilakukan melalui sistem klusterisasi wilayah.

Langkah ini diambil agar intervensi program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

"Kita mengklusterkan potensi ekonomi kreatif ini menurut perwilayahan karena luasnya Kabupaten Tangerang. Di wilayah utara terkait dengan potensi kelautan, di wilayah selatan ada kuliner makanan dan minuman, di wilayah tengah atau barat ada kegiatan kerajinan dan bahan bakunya, kerja sama dengan Dekranasda," ungkapnya.

"Tiga lokasi ini kita mapping sekaligus menjadi potensi yang bisa memajukan UMKM sekaligus juga dijalankannya ekonomi kreatif di Kabupaten Tangerang," lanjut Bupati Maesyal.

Baca Juga: Bagi Gen Z, Liburan Bukan Lagi Sekadar Hiburan, tetapi Bagian dari Prioritas Hidup

Komitmen Stimulus dan Kemandirian Pelaku Usaha

Peran Pemkab Tangerang tidak terbatas pada pembinaan berkala. Intervensi konkret juga diwujudkan melalui pemberian bantuan stimulan berupa sarana prasarana, akses permodalan, fasilitas legalitas usaha, hingga program beasiswa pendidikan.

Semua ini dirancang untuk mendongkrak kualitas serta kemandirian para pelaku usaha lokal.

"Pemerintah daerah membantu fasilitas tangkap ikan kepada para nelayan seperti perahu, alat tangkap, kita bantu lagi bahan bakarnya. Kepada istri-istri nelayan juga kita berikan pelatihan terkait olahan berbahan ikan, ada bakso, otak-otak, kerupuk dan bahan olahan ikan lainnya," tambahnya.

Selain itu, Pemkab Tangerang telah mendirikan Rumah Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro (RPPKUM) sebagai pusat konsultasi dan pelatihan terpadu.

Pemerintah daerah juga aktif merangkul pihak swasta agar ikut berpartisipasi lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) serta membuka ruang kolaborasi yang lebih lebar bagi pelaku industri kreatif.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.