Luar Biasa! Bupati Zaki Sukses Tingkatkan Realisasi Investasi Hingga Lebih Dari 90 Persen

AKURAT.CO - Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, terus menorehkan prestasi dan capaian yang baik dalam memimpin Kabupaten Tangerang.
Teranyar, ia bersama jajarannya berhasil mencatat realisasi investasi Kabupaten Tangerang pada semester I tahun 2023, naik signifikan dari tahun 2020 yang hanya sebesar Rp 9 triliun.
Sebagai informasi, realisasi investasi Kabupaten Tangerang pada semester I-2023 sebesar Rp 16,7 triliun atau meningkat 96,1 persen secara year on year (yoy).
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan, peningkatan realisasi investasi ini tak lepas dari semangat dari pemerintah pusat untuk menyederhanakan perizinan di daerah.
"Alhamdulillah di Kabupaten Tangerang semester 1, PMA (penanaman modal asing) Rp 9,6 triliun dan PMDN (penanaman modal dalam negeri) Rp 7,2 triliun," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (14/09/2023).
Baca Juga: Ini 6 Alasan Kenapa Generasi Z Lebih Menyukai Musik Indie
Menurutnya, investor akan hadir ketika daerah benar-benar mempersiapkan karpet merah dengan proses perizinan mudah dan pemangkasan birokrasi.
Dia berharap pemerintah pusat dapat menyempurnakan sistem Online Single Submission (OSS).
Di Kabupaten Tangerang sendiri diproyeksikan realisasi investasi akan mencapai lebih dari Rp 20 triliun hingga akhir 2023.
Salah satu resep Kabupaten Tangerang menjadi ladang investasi adalah karena proses perizinan yang mudah dan cepat.
"Ini luar biasa sekali, karena 3 tahun kita suffering (menderita) karena COVID kan. Resep (peningkatan investasi) tertentu kita sediakan 'karpet merah' dengan proses perizinan cepat, efisien, efektif dan transparan," ujar Bang Zaki, panggilan akrabnya.
Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Pabrik Sandal di Kapuk Muara, Sempat Terdengar 4 Kali Ledakan
Diketahui, saat ini Presiden Jokowi tengah menggencarkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk seluruh daerah di Indonesia.
Kabupaten Tangerang sendiri salah salah satu penyumbang PAD terbesar adalah melalui investasi, terutama untuk sektor permukiman dan perumahan, industri dan perdagangan.
Namun, ia berpesan kepada daerah lain yang tidak memiliki potensi tersebut untuk tidak kalang kabut mencari sumber PAD.
Presiden Jokowi berpesan jangan sampai daerah yang memiliki hutan memaksa untuk membuat kawasan industri atau permukiman dengan merusak kawasan hutan.
Pasalnya, nantinya akan dibentuk kebijakan carbon trade yang merupakan kegiatan jual beli kredit atas pengeluaran karbon dioksida.
Baca Juga: Jasad Yang Dibuang Di Pasar Minggu Diduga Supir Taksi Online
Pemerintah daerah yang memiliki kawasan hutan luas dapat menjual kredit karbon dan mendapatkan penghasilan dari negara pembeli emisi karbon dari industri atau negara lain.
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan ada potensi sebesar Rp 8.000 triliun yang bisa dimanfaatkan dari karbon trade, yaitu memperdagangkan hutan yang bisa menyerap karbon.
"Ini sangat menarik bagi daerah yang tidak memiliki sumber PAD seperti di Pulau Jawa. Jangan lagi membongkar hutan, karena itu akan jadi sumber PAD," tutupnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 3Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 8Kabar Gembira! BSU Rp 900 Ribu untuk Pekerja Cair November-Desember 2026, Ini Syarat Lengkapnya
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



