Jakarta

Siapkan Diri Kamu Sekarang! Kemenag segera Buka 110.553 formasi Calon ASN 2024, Terbesar dalam Sejarah!

Fikri Hidayatulloh | 1 April 2024, 21:46 WIB
Siapkan Diri Kamu Sekarang! Kemenag segera Buka 110.553 formasi Calon ASN 2024, Terbesar dalam Sejarah!

AKURAT JAKARTA - Kementerian Agama menerima kuota 110.553 formasi ASN 2024 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Jumlah kuota tersebut menjadi yang terbesar dalam sejarah rekruitmen ASN di lingkungan Kementerian Agama.

“Tahun ini porsinya gede banget. Belum tentu tahun yang akan datang ada porsi segede ini. Dalam sejarah enam tahun terakhir, ini yang paling gede,” kata Menpan-RB, Azwar Anas, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Senin (1/4/2024).

Baca Juga: Hendak Tawuran, 49 Remaja Ditangkap Polisi di Jalan Dakota Kemayoran, Satu Orang Positif Narkoba

Menurut Azwar, formasi ASN di Kemenag terdiri dari 20.772 formasi CPNS dan 89.781 formasi PPPK.

Meski begitu, jumlah kuota formasi ASN dari Kemenpan-RB itu sedikit lebih kecil dari yang diajukan Kemenag.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengaku pihaknya semula mengajukan 151.489 formasi ASN di Kemenag.

Baca Juga: Mau Lebaran di Jogja? Catat Nih Jadwal dan Lokasi Event Selama April 2024, Ada Pameran, Festival Kuliner hingga Konser Musik

Namun, Yaqut tetap menyambut gembira kuota yang diterima dari Kemenpan-RB tersebut.

“Kita baru mendapatkan formasi yang luar biasa terbesar dalam sejarah, hampir 111.000 formasi ASN,” kata Yaqut.

Yaqut berdalih Kemenag pada 2024 butuh banyak tenaga pegawai, karena banyak ASN yang memasuki usia pensiun.

Baca Juga: Perhatikan Sebelum Mudik, Berikut Jadwal Libur dan Cuti Bersama yang Resmi Dikeluarkan oleh Pemerintah

“Pegawai kami yang memasuki usia pensiun pada 2024 sampai 2028 itu ada 48.991 ASN. Nah ini tentu menjadi konsen kami terkait usia pensiun pada rentang empat tahun ke depan,” beber Yaqut.

Selain itu, Kemenag juga mempertimbangkan kebijakan pemekaran wilayah di tingkat provinsi hingga kecamatan yang mau tidak mau harus merekrut tenaga kerja.

"Dan juga beberapa program alih status penegerian dan madrasah dan sekolah-sekolah lain di bawah Kementerian Agama,” ungkap Yaqut.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.