Keberatan Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Sidoarjo Gugat KPK lewat Prapeladilan di PN Jaksel

AKURAT JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan status tersangka kepada Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, dalam kasus pemotongan dana insentif Aparatur Sipil Negara (ASN).
Berhubung keberatan atas status tersangka dari KPK, Ahmad Muhdlor pun akhirnya memutuskan mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dari PN Jaksel mengungkap permohonan praperadilan Ahmad Muhdlor diregistrasi dengan nomor perkara 49/Pid.Pra/2024/PN JKT.SEL.
Baca Juga: Tanpa Anies Baswedan dan Ridwan Kamil, Berikut 18 Bakal Cagub-Cawagub DKI Jakarta 2024, Siapa Saja?
"Pemohon Ahmad Muhdlor Ali. Termohon Komisi Pemberantasan Korupsi Cq Pimpinan KPK," tulis laman SIPP PN Jaksel dikutip dari PMJ News, Selasa (23/4/2024).
Saat ini, penyidikan kasus korupsi pemotongan dana insentif ASN sedang disidik KPK.
Guna memudahkan penyidikan, KPK sudah mengajukan surat pencegahan kepada Direktorat Jenderal Imigrasi pada Kementerian Hukum dan HAM untuk Ahmad Muhdlor.
Baca Juga: Asal-usul Bandung, Surga Pembuangan bagi Pejabat-pejabat Korup dari Batavia
KPK meminta Dirjen Imigrasi tidak mengizinkan Ahmad Muhdlor untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan.
"Pengajuan cegah pada Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI untuk 6 bulan pertama agar yang bersangkutan tetap berada di wilayah Indonesia," kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri, beberapa waktu lalu.
Ahmad Muhdlor merupakan tersangka kasus pemotongan dana insentif ASN BPPD Sidoarjo.
Baca Juga: IMCD Indonesia Luncurkan Program CSR Green Smart Leaders, Gandeng YCAB Foundation
KPK menduga Muhdlor ikut menikmati uang pemotongan dari para ASN BPPD Sidoarjo*
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



