Jakarta

Jakarta International Marathon 2025 Berhasil Dongkrak Perekonomian Warga, Gubernur Pramono: Tahun Depan Kita Bikin yang Lebih Besar Lagi!

Sastra Yudha | 29 Juni 2025, 13:55 WIB
Jakarta International Marathon 2025 Berhasil Dongkrak Perekonomian Warga, Gubernur Pramono: Tahun Depan Kita Bikin yang Lebih Besar Lagi!

AKURAT JAKARTA - Jakarta International Marathon atau JAKIM 2025 telah selesai digelar, Minggu, 29 Juni 2025 hari ini.

Event tahunan berskala internasional ini, berdampak luas terhadap perekonomian Jakarta. Hal tersebut diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Dikatakan Pramono, dampak ekonomi tersebut bisa dirasakan langsung oleh warga Jakarta. Seperti tingkat okupansi hotel-hotel sekitar kawasan Sudirman-Thamrin meningkat signifikan.

Baca Juga: Demi Naik Pesawat Gratis, Seorang Pria 35 Tahun Menyamar sebagai Pramugari dan Melakukan Penipuan Sebanyak 120 Kali

Selain itu, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di jalur lomba pun semakin menggeliat, dengan adanya event lari bertaraf internasional ini.

“Hotel-hotel penuh, UMKM hidup. Ini menunjukkan BTN JAKIM 2025 memberi manfaat luas bagi perekonomian kota,” jelas Pramono.

Kegiatan JAKIM 2025 tersebut dibuka langsung oleh Pramono Anung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Minggu, 29 Juni 2025.

Event yang disponsori oleh Bank Tabungan Negara (BTN) ini, diikuti sebanyak 31.000 peserta dari 51 negara.

Ada tiga kategori yang diperlombakan di JAKIM 2025, yakni: 10K, half marathon (21K), dan full marathon (42K).

Lomba marathon dimulai atau titik start dari kawasan Silang Barat Laut Monas, dan finis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

Gubernur Pramono Anung menyebut event ini sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta.

Baca Juga: Prediksi Skor PSG vs Inter Miami di Piala Dunia Antarklub, 29 Juni 2025: Messi Hadapi Mantan Klub dalam Laga Penuh Emosi

Karena itu, Pramono mengatakan, Pemprov DKI memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan acara ini, mulai dari rekayasa lalu lintas hingga penyediaan fasilitas publik.

Pramono memastikan jalan protokol di Jakarta terpantau aman, transportasi publik terintegrasi, hingga kesiapan fasilitas kesehatan dan petugas medis di sepanjang lintasan lomba.

Pemprov DKI berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur pendukung lomba marathon tingkat internasional ini, hingga tahun-tahun yang akan datang.

“Tahun depan, kami berharap event ini bisa naik kelas dan lebih besar lagi," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Pramono mengatakan terjadi peningkatan jumlah peserta Jakarta International Marathon (JAKIM) 2025.

Jumlah peserta JAKIM 2025 melonjak drastis dua kali lipat dibandingkan jumlah peserta tahun lalu.

Ia menjelaskan, pada 2024 jumlah peserta tercatat sebanyak 15.000 orang. Sedangkan tahun ini jumlahnya menembus 31.000 peserta.

"Tahun ini jumlah peserta lebih dari 31.000 orang. Ini luar biasa dan memecahkan rekor. Yang paling membanggakan, peserta full marathon mencapai 4.000 orang," ujar Pramono.

"Bahkan, JAKIM tahun ini mencatat jumlah peserta mancanegara terbanyak, yakni 631 pelari dari 51 negara," imbuhnya.

Baca Juga: Apakah Benar Air Kelapa Aman Dikonsumsi saat Berdiet? Begini Kata Ahli

Ia berharap, JAKIM 2025 dapat memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi wisata olahraga berkelas dunia.

Selain itu, ia ingin Jakarta semakin dikenal sebagai kota yang inklusif dan berkarakter, terutama dalam menampilkan daya tarik pariwisatanya di kancah internasional.

"Kita memberikan apresiasi kepada BTN dan panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan lancer dan sukses," tutur Pramono. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.