Jakarta

Antisipasi Hujan Ekstrem, Fraksi Golkar Minta Distamhut DKI Jakarta Gencarkan Pemangkasan Pohon

Ainun Kusumaningrum | 11 Juli 2025, 08:40 WIB
Antisipasi Hujan Ekstrem, Fraksi Golkar Minta Distamhut DKI Jakarta Gencarkan Pemangkasan Pohon

AKURAT JAKARTA – Musim hujan di Jakarta membawa serta ancaman serius selain banjir dan genangan. Potensi pohon tumbang yang membahayakan keselamatan warga kian meningkat.

Oleh karena itu, pengecekan dan pemangkasan rutin pohon-pohon tua yang tinggi dan lebat dinilai sebagai langkah pencegahan yang paling efektif.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mendesak Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta untuk memperketat pengawasan terhadap kondisi vegetasi di seluruh ibu kota.

Baca Juga: Pemprov DKI Tetapkan Padel Kena Pajak 10 Persen, Legislator Golkar Minta Pertimbangankan dengan Perekonomian Warga

Menurutnya, inspeksi berkala menjadi sangat krusial, terutama saat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi seperti yang terjadi belakangan ini.

Judistira menekankan bahwa proses penopingan atau pemangkasan cabang pohon harus dilakukan secara konsisten.

Prioritas utama adalah pohon-pohon berukuran besar dengan tingkat kerimbunan tinggi.

Baca Juga: Target Retribusi Parkir Jakarta Dipangkas Rp50 Miliar, Legislator Golkar Kritik Cara Pengelolaan yang Berpotensi Terjadi Kebocoran

Tujuannya, yakni mengurangi beban pohon agar tidak mudah roboh saat diterpa angin kencang atau hujan deras.

"Sudah saya sampaikan sebelumnya. Beberapa wilayah sudah melakukan penopingan sehingga tidak terjadi pohon tumbang," ujar Judistira belum lama ini.

Selain peran Distamhut, Judistira juga mendorong partisipasi aktif dari struktur pemerintahan di tingkat lokal, mulai dari RT, RW, lurah, hingga camat.

Dia berharap aparat wilayah memiliki pemahaman mendalam mengenai kondisi lingkungan masing-masing.

Dengan begitu, jika ditemukan pohon rawan tumbang, laporan dapat segera diteruskan kepada Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang berwenang di tingkat kota atau kabupaten administratif.

"Saya juga sudah sampaikan kepada para konstituen saya agar aktif melihat kondisi lingkungan sekitar. Jika ada pohon tua yang terlihat membahayakan, segeralah lapor agar bisa segera ditindaklanjuti," tambahnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.