Jakarta

Temuan Beras Oplosan Libatkan BUMD Food Station, Gubernur Pramono: Saya Sudah Komunikasi dengan Mentan, Tidak Boleh Ada yang Ditutup-tutupi

Yasmina Nuha | 24 Juli 2025, 13:31 WIB
Temuan Beras Oplosan Libatkan BUMD Food Station, Gubernur Pramono: Saya Sudah Komunikasi dengan Mentan, Tidak Boleh Ada yang Ditutup-tutupi

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi terkait kasus dugaan beras oplosan yang melibatkan PT Food Station Tjipinang Jaya.

Pramono menekankan bahwa pentingnya keterbukaan terkait temuan ini. Untuk itu, ia juga telah berkomunikasi dengan Menteri Pertanian mengenai hal ini.

"Kebetulan sebelum saya sampai di Jakarta saya berkomunikasi dengan Menteri Pertanian. Apapun yang menjadi arahan dan sekaligus temuan, maka saya bilang tidak boleh ditutup-tutupi," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Baca Juga: Prediksi Skor Ilves vs AZ Alkmaar di Kualifikasi UECL, 24 Juli 2025: Ujian Berat Wakil Finlandia Hadapi Raksasa Belanda

Pramono menegaskan, semua pihak yang terlibat harus bertanggung jawab. Sebab, transparansi merupakan hal yang penting.

Namun, ia juga meminta kepada pihak PT Food Station untuk menyampaikan secara apa adanya jika memang tidak terlibat.

"Tetapi saya juga kemudian menyampaikan, kalau kalian semua tidak melakukan seperti apa yang dipikirkan, ya harus disampaikan apa adanya," tukasnya.

Menurutnya, Food Station memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga di Jakarta dan mengendalikan inflasi. Ia sendiri mengaku memiliki tanggung jawab terkait hal itu.

"Untuk menjaga harga di Jakarta dan juga untuk supaya inflasi tidak terjadi naik tinggi, maka mereka mempunyai kontribusi yang signifikan untuk itu," ucap Pramono.

Baca Juga: Pelaku UMKM Harus Tahu Cara Pakai WhatsApp Business, Biar Usaha Lebih Kompetitif

Terkait kasus dugaan oplosan ini, mantan Sekretaris Kabinet RI itu pun menyerahkannya kepada aparat penegak hukum.

"Itu nanti aparat penegak hukumnya. Saya tidak mau ikut campur urusan itu," pungkas Pramono.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) buka suara soal adanya respons terkait temuan kualitas beras produksi PT Food Station Tjipinang Jaya.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Moch Arief Cahyono mengatakan, sampel beras dari Food Station telah diuji di lima laboratorium yang berbeda.

Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Rasakan Kekeluargaan di Golkar, Ajak Wujudkan Jakarta Kota Global

Hasil pengujian menunjukkan bahwa sejumlah merek beras seperti Alfamidi Setra Pulen, Beras Premium Setra Ramos, dan lainnya tidak memenuhi syarat mutu beras premium sebagaimana standar yang telah ditetapkan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.