Jakarta

Transjakarta Kecelakaan Berturut-turut, Anggota Fraksi PSI Soroti Aspek Keamanan, Francine: DPRD DKI Segera Panggil Manajemen!

Sastra Yudha | 22 September 2025, 19:46 WIB
 Transjakarta Kecelakaan Berturut-turut, Anggota Fraksi PSI Soroti Aspek Keamanan, Francine: DPRD DKI Segera Panggil Manajemen!

AKURAT JAKARTA - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Francine Widjojo, menyoroti masalah keamanan Transjakarta yang belakangan sering kecelakaan.

Francine menyebut kecelakaan yang terjadi berturut-turut membuat banyak orang bertanya mengenai aspek keamanan Transjakarta.

"Kecelakaan-kecelakaan bus Transjakarta belakangan ini tentu menjadi perhatian serius bagi kita semua. Apalagi jika kecelakaan itu terbukti disebabkan oleh kelalaian pengemudi," katanya.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Bekasi Terasa Seperti Truk Melintas, Dipicu Sesar Aktif Jawa Barat

Ia menegaskan bahwa keselamatan penumpang beserta para pengguna jalan lainnya merupakan aspek terpenting dalam penyelenggaraan layanan transportasi publik.

"Keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap layanan transportasi publik," lanjutnya.

Francine menjelaskan, aspek keselamatan ini telah diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Pelayanan Minimal Layanan Angkutan Umum Transjakarta.

"Dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2024 ditegaskan bahwa aspek keselamatan merupakan bagian penting yang wajib dipenuhi, baik dari sisi manusia maupun sarana dan prasarana," terangnya.

Bahkan, dalam lampiran Pergub ini secara tegas disebutkan bahwa kelalaian pengemudi yang menimbulkan korban jiwa merupakan indikator kegagalan pemenuhan standar pelayanan.

Dengan demikian, Transjakarta berkewajiban penuh memastikan pengemudi dan armadanya layak serta mampu menjalankan tugas dengan baik.

Baca Juga: Jangan Lupa! Disney Beauty and the Beast in Concert Digelar di Jakarta Akhir Pekan Ini, Kamu Sudah Beli Tiketnya?

Karena itu, penekanan terhadap aspek keamanan menjadi penting. Terlebih, lanjut Francine, pengguna layanan Transjakarta sudah banyak dan ditargetkan bertambah pada akhir tahun 2025 ini.

"Data juga menunjukkan skala tanggung jawab yang besar. Pada triwulan II tahun 2025, Transjakarta sudah melayani lebih dari 188 juta pelanggan, dengan target akhir tahun 2025 mencapai 406 juta pelanggan," tegasnya.

Angka ini menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya menyangkut penumpang Transjakarta, tetapi juga pengguna jalan lainnya yang berbagi ruang jalan dengan Transjakarta.

Dikatakan Francine, kecelakaan Transjakarta selama ini bukan hanya ratusan jumlahnya. Melainkan ribuan kecelakaan.

"Hal ini harus diperhatikan, dicarikan perbaikannya, dan dicegah agar minim kecelakaan," tegasnya.

Francine pun membeberkan data dan fakta. Pada tahun 2024 tercatat 1.047 kecelakaan Transjakarta. Tahun 2023 bahkan mencapai 1.298 kecelakaan.

"Artinya, pada tahun 2024 rata-rata terjadi 2 hingga 3 kecelakaan setiap hari. Ini bukan angka yang bisa diabaikan, dan seharusnya menjadi alarm keras," tegasnya.

Baca Juga: Raisa Bakal Konser Gratis di Jogja City Mall Rabu Lusa, Meriahkan Pameran Cat Terbesar di Indonesia, Cek Daftar Penampil Lainnya!

Francine mengungkapkan, pada tahun 2022 lalu, Transjakarta juga pernah menjadi sorotan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait keselamatan layanannya.

Terakhir, Francine mengungkapkan bahwa DPRD Provinsi DKI Jakarta akan memanggil jajaran manjemen Transjakarta, untuk dimintai keterangan mengenai kondisi keselamatan layanannya.

"Karena itu, DPRD Provinsi DKI Jakarta segera memanggil manajemen Transjakarta. Kami ingin memastikan bagaimana mekanisme pengawasan berjalan, serta sejauh mana prinsip-prinsip keselamatan diimplementasikan dalam pelatihan dan pengawasan pengemudi," terangnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.